Apa Itu Pareidolia, Fenomena Melihat Wajah di Benda Mati

Vantage.id – Apa itu pareidolia yang viral di media sosial? Bisa jadi di antara kita mengidap penyakit pareidolia, yakni melihat wajah atau sosok manusia di benda mati. Apakah pareidolia berbahaya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.

Beberapa orang mungkin tak jarang melihat wajah atau sosok manusia di objek atau benda mati, seperti biscuit, rumah, bangunan-bangunan, awan, lubang stop kontak, and lainnya. Di dalam dunia psikologi kondisi tersebut dikenal dengan pareidolia.

Fenomena ini memang terkesan mengerikan, namun hal ini tak ada kaitannya dengan hal-hal mistis. Pareidolia adalah suatu fenomena psikologis di saat seseorang melihat wajah atau soso di objek atau benda mati. Pareidolia ini termasuk ke dalam kekeliruan atau ilusi visual dalam memaknai sebuah gambar di objek.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu pareidolia, apa penyebab pareidolia, bagaimana cara menangani pareidolia, bisa menyimak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi Artikel

Apa Itu Pareidolia dan Apa Penyebabnya?

penyebab pareidolia

Di dalam psikologi, pareidolia adalah ilusi parsial yang terjadi dalam kondisi pencahayaan rendah atau minim. Sementara dalam neuropatologi, pareidolia adalah fenomena acak di mana keberadaannya tidak disengaja.

Namun, otak secara otomatis menggunakan pengetahuan bawaan, data yang telah terkumpul dari pengalaman sebelumnya mengisi bagian yang hilang. Sehingga interpretassi lengkap tersebut menghasilkan gambar yang koheren.

Preidolia ini terjadi lantaran stimulus visual yang ambigu pada seseorang, namun otak tetap memproses sebagai visual yag nyata. Apakah pareidolia berbahaya? Ternyata pareidolia bukan hal yang mengerikan. Di bawah ini ada beberapa contoh umum yang terjadi dengan pareidolia, yang mungkin pernah mengalami hal ini:

  • Rumah yang terlihat seperti wajah manusia
  • Awan seperti menyerupai sosok-sosok tertentu
  • Colokan pada stop kontak yang tampak terlihat seperti bentuk wajah
  • Buih kopi yang ada di dalam cangkir terlihat seperti wajah manusia
  • Area batang pohon besar seperti membentuk wajah manusia
apa itu pareidolia

Dari contoh di atas, sebenarnya objek atau benda yang dilihat memiliki bentuk yang mirip dengan struktur wajah manusia. Sehingga, indra penglihatan secara spontan menganggap hal ini adalah wajah manusia.

Sebenarnya apa penyebab pareidolia? Hingga saat ini, penyebab pareidolia ini belum diketahui pasti. Berdasarkan sebuah studi, fenomena pareidolia ini lebih banyak dialami oleh wanita daripada pria. Fenomena ini biasanya muncul di tengah malam dan pagi hari.

Tidak heran pareidolia menjadi menakutkan jika muncul di tengah malam. Pareidolia memang masih membutuhkan penelitia lebih dalam. Pareidolia diduga kerap terjadi kepada pasien yang menderita penyakit syaraf, yakni demensia, Parkinson, atau MSA (Multiple system atrophy).

Kemunculan pareidolia kepada penderita penyakit Parkinson mungkin saja terjadi. Lantaran gangguan persepsi visual adalah salah satu gejala nonmotorik. Perasaan kesepian dan suasana hati diketahui bisa meningkatkan potensi seseorang untuk mengalami pareidolia. Meski hal tersebut belum ada penelitian terkait hubungan pasti.

Cara Menangani Pareidolia

cara menangani pareidolia

Bagaimana cara menangani pareidolia jika merasa kerap melihat sosok atau wajah di benda mati? Cara terbaik yang dapat dilakukan ketika pareidolia muncul yakni tak panik. Khawatir atau panik justru membuat kita semakin takut, sehingga objek yang dilihat akan semakin mengerikan.

Ketika panik, kemungkinan besar ilusi visual akan semakin terlihat nyata. Hal ini sebagai bentuk respons dari stimulasi ancaman yang normal. Jika mengalami hal ini, dianjurkan untuk tenang dan alihkan pandanganmu ke sisi atau objek yang berlawanan.

Cara ini dapat membantu menghilangkan ilusi visual yang muncul. Terlebih jika mengalihkan pandangannya ke objek yang bentuknya tak menyerupai wajah manusia. Akan tetapi, bila gangguan ini terjadi berulang hingga menganggu aktivitas sehari-hari dan membuat ketakutan, maka disarankan untuk ke psikiater atau psikolog untuk mengetahui penyebabnya.

Demikian penjelasan mengenai apa itu pareidolia, penyebab, dan cara menanganinya. Semoga penjelasan di atas mudah dipahami, ya.

Baca Juga: