Mindhunter dan Teori Berharga Profilling Kriminal

Mindhunter dan Teori Berharga Profilling Kriminal

Mari pergi jauh ke dekade 70an, medio awal asal terciptanya kemampuan tajam polisi mengungkap suatu kasus pembunuhan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam di luar bantuan teknologi. Era yang menjadikan pencarian pelaku hanya butuh sedikit bukti dan keterangan di lokasi. Tuan dan Nyonya, untuk menjawab itu semua, berterimakasihlah pada John E Douglas yang atas jasa dan dedikasinya melahirkan kitab suci penting tentang profiling kriminal yang sekarang dijadikan bacaan se-dunia. Aksi Douglas muda dan tim pun difilmkan dalam seri Netflix, Mindhunter.

Mindhunter adalah biography-drama-thriller yang mengemas lengkap tahapan-tahapan sebuah ilmu pengetahuan mengenai kriminologi tercipta. John E Douglas dalam film ini dikarakterkan bernama Holden Ford, pria muda dengan intelegensi tinggi dan spontanitas brilian sebagai agen FBI yang bernaung dalam Unit Analisis Perilaku. Ford memiliki partner sekaligus ketua Unit Analisis Pelaku bernama Bill Tench yang jadi tendem setianya mengupas habis latar belakang perilaku kejahatan dari kesaksian para pembunuh berantai dan pemerkosa melalui wawancara mendalamnya.

Beberapa pembunuh, pemerkosa dan penjagal sadis medio 70an mereka interview. Mulai dari sang necrophilia sadis Edmund Kemper, Wayne Williams, Robert Hansen hingga Larry Gene Bell. Interview mereka berfokus pun membuahkan sebuah psikologi kriminal, kebuntuan mental, kecenderungan, teknik-teknik interogasi hingga kedekatan dengan para saksi yang kemudian menjadi acuan bagi para penegak hukum. Cerita yang tersajipun merupakan hasil dari representasi novel karya John E Doglas berjudul Mindhunter: Inside the FBI’s Elite Serial Crime Unit.

Film ini mampu menyabet berbagai nomimasi-nominasi bergengsi dan membawa pulangnya. Pada season pertamanya Mindhunter dilempar ke publik lewat 14 episodenya bernasnya tentang bagaimana ia dengan jelinya membuat sebuah keputusan dan beragam bumbu-bumbu manis.

Share this article :
Vantage Banner Ads