Curug Cikondang, WIsata Alam yang Mirip dengan Air Terjun Niagara

Curug Cikondang Cianjur: Lokasi, Rute, Jam Buka dan Daya Tarik

Cianjur merupakan kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak wisata alam terkenal. Salah satunya adalah Curug Cikondang yang tidak pernah sepi pengunjung setiap akhir pekan. Tempat ini juga selalu ramai saat musim liburan tiba.

Keindahan pemandangan air terjun di curug menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Bentuknya sangat tinggi sehingga sering disebut sebagai Niagara mini. Selain itu di sekelilingnya juga terdapat sawah dan perkebunan hijau.

Lokasi dan Alamat Curug Cikondang

Lokasi dan Alamat Curug Cikondang

Air terjun Cikondang berlokasi di wilayah Cianjur, Jawa Barat namun agak jauh dari pusat kota. Dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan dengan jarak 37 km. Jika berkunjung di hari libur, waktu tempuh bisa lebih lama karena kemacetan.

Alamat lengkap dari curug ini berada di Wangunjaya, Campaka, Cianjur, Jawa Barat. Supaya tidak bingung, Anda bisa memanfaatkan google maps dan mengikuti jalur yang disediakan. Lokasinya mudah ditemukan dan aksesnya dapat dilewati sepeda motor maupun mobil.

Rute ke Curug Cikondang

Lokasi dan Alamat Curug Cikondang

Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota, tetapi wisatawan dapat dengan mudah menemukan lokasi curug. Terdapat dua rute jalan tercepat yang bisa dilalui, yaitu Jalan Raya Cianjur-Sukabumi dan Warung Kondang.

Bagi wisatawan yang ingin ke Curug Cikondang melalui Jalan Raya Cianjur – Sukabumi dapat memulai perjalanan dengan mengarah ke Jalan Cilaku. Kemudian ikuti jalur sampai ke wilayah Cibeber. Setelah itu, wisatawan akan menemukan rute Warung Kondang yang dekat dengan pintu masuk.

Tak jauh dari Warung Kondang, terdapat sebuah perkebunan teh. Dari perkebunan tersebut, lanjutkan terus perjalanan mengikuti jalan. Lantaran lokasi air terjun berada di tengah perkebunan dan dapat dilihat dari kejauhan.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Curug Cikondang

Seperti objek wisata alam pada umumnya, air terjun Cikondang buka setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Sedangkan untuk jam operasional wisatanya dibuka mulai pukul 08.30 sampai 16.00. Biasanya wisatawan sudah ramai berdatangan sejak pagi hari, terutama pada hari libur.

Harga tiket untuk masuk ke Curug Cikondang hanya Rp 5.000 saja per orang. Dengan tiket tersebut, wisatawan dapat menghabiskan waktu berkeliling ke objek wisata di sekitar air terjun. Namun jika ingin melakukan beberapa aktivitas, Anda perlu mengeluarkan tambahan biaya.

Selain itu, biaya lain yang harus dikeluarkan ketika berwisata ke curug ini adalah retribusi parkir. Untuk sepeda motor sendiri, ongkos parkirnya hanya Rp 2.000 per kendaraan. Tetapi kalau membawa mobil, wisatawan akan dibebankan biaya Rp 5.000.

Daya Tarik Curug Cikondang

Ketika berkunjung. daya tarik pertama yang mampu mencuri perhatian para wisatawan adalah keindahan air terjun. Debit airnya deras dengan relief bebatuan yang tinggi dan pemandangan hijau di sekitar curug.

Bahkan banyak orang yang menganggap Curug Cikondang Cianjur mirip dengan air terjun Niagara. Lantaran ukurannya yang besar dan tinggi sehingga tampak begitu megah. Tak hanya indah, percikan air dari curug juga mampu memberikan kesegaran.

Aliran air yang jatuh memiliki ketinggian sampai 30 meter dengan ukuran batuan selebar 30 meter. Pada curug ini terdapat beberapa undakan dan tebing yang warnanya hitam. Maka tak heran jika banyak wisatawan yang mengaguminya.

Nama Curug Cikondang sendiri terdengar unik karena diambil dari jenis tanaman Kondang. Tanaman tersebut lebih dikenal sebagai pohon loa yang memiliki buah pada bagian dahannya. Pohon ini tumbuh liar dan mengelilingi area di sekitar curug.

Aktivitas Seru di Curug Cikondang

Tidak hanya pemandangan air terjunnya saja yang bisa dinikmati oleh wisatawan, namun Anda juga berkesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas seru di curug ini. Dengan melakukan berbagai aktivitas di area curug, dijamin suasana hati akan meningkat.

1. Canyoneering

Kegiatan pertama yang wajib dilakukan ketika berkunjung ke wisata Curug Cikondang adalah canyoneering. Terapi aktivitas ini baru bisa dilakukan saat musim hujan. Pasalnya dibutuhkan debit dan volume air yang tinggi untuk melakukan canyoneering.

Aktivitas ini cukup ekstrim dan menantang, sehingga dibutuhkan keahlian khusus. Biasanya orang-orang yang suka canyoneering akan melintasi air terjun dan objek di sekitarnya. Mulai dari menyusuri aliran sungai, mendaki, berenang, hingga meluncur.

Dengan memanfaatkan debit air terjun yang deras, para wisatawan dapat merasakan tantangan tersendiri ketika menyusuri area curug. Canyoneering menjadi aktivitas seru yang bisa Anda lakukan bersama teman-teman komunitas pecinta alam.

2. Berkemah atau Camping

Sementara itu, kalau Anda lebih suka dengan aktivitas yang santai dan tidak menantang, berkemah bisa menjadi pilihan terbaik. Pihak pengelola telah menyediakan area khusus bagi wisatawan yang ingin camping bersama teman maupun keluarga.

Biasanya wisatawan akan membawa tenda dan peralatan berkemah secara mandiri karena lokasi curug yang jauh dari pusat kota. Sehingga wisatawan harus mampu memenuhi kebutuhan pribadi masing-masing.

Saat berkemah di Curug Cikondang, Anda dapat menghirup udara yang sejuk dan segar setiap harinya. Bahkan di pagi hari terdapat pemandangan matahari terbit yang indah. Diikuti dengan suara gemericik air dari curug yang mampu menenangkan suasana hati.

Berbeda dengan kegiatan canyoneering sebelumnya, kegiatan berkemah di sekitar area curug hanya boleh dilakukan ketika musim kemarau saja. Alasannya karena di musim penghujan volume air sedang tinggi dan bisa membahayakan wisatawan.

3. Menikmati Pemandangan Air Terjun

Aktivitas utama yang tidak boleh terlewat ketika mengunjungi air terjun Cikondang adalah menikmati keindahan alamnya. Para wisatawan dapat melihat pesona curug dengan aliran air yang tinggi dan udara sejuk di sekitarnya.

Di sekeliling air terjun juga terdapat banyak sekali pepohonan rindang yang tinggi dan tanaman hijau lainnya. Tak harus melakukan aktivitas ekstrim, beberapa wisatawan justru memilih duduk di pinggir air terjun sambil menikmati pemandangan alam.

Waktu yang paling tepat untuk mendapatkan pemandangan terbaik di objek wisata Curug Cikondang adalah pada pagi hari. Sebaiknya hindari untuk mengunjungi curug terlalu sore karena dikhawatirkan saat perjalanan pulang rute jalannya sudah gelap dan berbahaya.

4. Berburu Foto Estetik

Tak lengkap rasanya jika tidak berburu foto di tempat seindah Curug Cikondang. Susana alam asri, ditambah pesona air terjun yang megah cocok untuk dijadikan latar belakang foto. Terdapat banyak spot yang bisa menghasilkan foto estetik.

Hampir semua wisatawan membawa kamera untuk mengabadikan momen berliburnya di curug ini. Spot paling favorit bagi wisatawan adalah di depan air terjun. Wisatawan biasanya mengambil foto dengan gaya berdiri di dekat curug sambil menikmati percikan air.

Lebih menariknya lagi, air terjun ini sering didatangi oleh para fotografer terkenal yang sedang berburu foto keindahan alam. Mereka rela berkemah dan menetap selama beberapa waktu untuk mendapatkan foto pemandangan terbaik.

Bagi yang masih bingung menentukan lokasi wisata di Cianjur, Curug Cikondang dapat menjadi referensi. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan air terjun yang indah. Anda bisa menikmati pemandangan sambil melakukan berbagai aktivitas seru bersama kerabat terdekat.

Baca Juga:


Posted

in

by

Tags: