Doa-Setelah-Sholat

Doa Setelah Sholat Lima Waktu Dan Sholat Sunnah Lengkap

Doa Setelah Sholat – Dalam kitab fathul mu’in dijelaskan shalat adalah beberapa ucapan / doa dan perbuatan yang diawali dari takbirotul ikhram hingga salam. Sedangkan menurut istilah shalat merupakan doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu.

Adapun waktu waktu tertentu salah satunya adalah sholat wajib lima waktu zuhur, ashar, maghrib, isya dan subuh. Meskipun sebenarnya bukan hanya sholat wajib lima waktu yakni sholat-sholat sunnah didalamnya juga ada doa dan perbuatan.

Bukan hanya ketika sholat setelah sholat juga sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT, terutama doa memohon ampun atas sholat yang sudah dikerjakan.

Beberapa Doa Setelah Sholat Yang Dapat Dipanjatkan

Beberapa Doa Setelah Sholat  Yang Dapat Dipanjatkan

Seperti yang telah penulis sampaikan diatas bahwa sholat yang dikerjakan oleh umat islam bukan hanya sholat wajib lima waktu.

Akan tetapi banyak sholat sunnah lainnya yang juga sangat dianjurkan untuk dikerjakan, dalam hal ini setelah sholat ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan.

Doa Setelah Sholat Hajat

Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang memiliki hajat atau keperluan tertentu yang ingin dicapai atau dimohonkan kepada Allah SWT.

Terkait pelaksanaannya dapat dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan sholat. Sholat Hajat terdiri dari dua rakaat dengan niat yang disertai dengan doa-doa pribadi yang diharapkan dikabulkan oleh Allah SWT.

Adapun bacaan doa sholat hajat adalah seperti dibawah ini :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ .اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَّالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَّالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَاتَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa illaaha illallaahul-haliimul-kaarim, subhaanallaahi rabbil’arsyil-‘adzim. Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin. As’aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa’ima magfiratika wal -‘ismata min kulli dzambiw wal-ganiimata min kulli birriw was-salaamata min kulli istmin, laa tada’ lii dzamban illaa gafartahuu wa laa hamman illaa farrajtahuu wa laa haajatan hiya laka ridan illaa qadaitahaa yaa arhamar-raahimiin.

Artinya :

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Mahamulia, Mahasuci Allah Tuhan yang memiliki Arsy yang besar. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan hal-hal yang memastikan ampunan-Mu, dan terpelihara dari semua dosa yang menjarah setiap kebaikan dan selamat dari semua dosa.

Janganlah Engkau tinggalkan suatu dosa pun bagiku, melainkan Engkau mengampuninya, dan tidak pula kesusahan melainkan Engkau berikan penawar kepadanya dan tidak pula suatu keperluan yang diridhai oleh-Mu melainkan Engkau memastikan buatku, wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.”

Doa Setelah Sholat Dhuha

Doa Setelah Sholat Dhuha

Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah terbitnya matahari dan sebelum waktu masuknya sholat Zuhur. Sholat dhiuha dilakukan dengan mengerjakan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat Dhuha dimulai setelah terbitnya matahari hingga sebelum masuk waktu sholat Dzuhur.

Banyak keterangan yang menjelaskan akan mendapatkan pahala yang besar dan memiliki banyak keutamaan. Meskipun tidak diwajibkan, sholat Dhuha dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Adapun bacaan doa sholat dhuha adalah seperti dibawah ini :

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

“Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqidhuhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihiin.”

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur dengan istirahat sejenak.

Sholat ini dilakukan setelah sholat Isya’ dan sebelum waktu masuk sholat Subuh, sholat Tahajud dapat dilakukan dengan mengerjakan dua rakaat salam.

Kemudian ditambah dengan rakaat-rakaat tambahan sesuai dengan keinginan dan kemampuan individu.

Sholat Tahajud memiliki keutamaan yang besar, di antaranya adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mendapatkan pahala yang berlimpah.

Meskipun tidak diwajibkan, sholat Tahajud sangat dianjurkan dilakukan oleh umat Muslim yang ingin mendapatkan keberkahan dan keistimewaan dalam ibadahnya.

Adapun bacaan doa setelah sholat tahajud adalah seperti dibawah ini :

Arab

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin

Allahuma lakal hamdu Anta nuurussamaawaati wal ardli wa man fiihinna. Walakalhamdu Anta qayyimussa maawaati wal ardli wa man fihinna. Walakalhamdu Anta rabbus samaa waati walardli wa man fiihinna.

Antal haqqu wa wa’dukal haqqu, wa qaulukal haqqu, wa liqaa ukal haqqu. Waljannatu haqqun wannaru haqqun. Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa ‘atu haqqun.

Allahuma laka aslamtu. Wa ‘alaika tawakkaltu, wabika aamantu, wa ilaika aanabtu, wabia khaashamtu. wa ilaika haakamtu. Faghfirlii maa qaddamu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu antal muqaddimu wa antal mu akhkhiru, laa ilaa ha illaa anta ilaihi laa ilaaha illa anta.

Artinya

“Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya, bagi-mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-Nya, bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar, neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.

Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat (dengan orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau.”

Doa Setelah Sholat Taubat

Doa Setelah Sholat Taubat

Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk tobat dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Sholat Taubat dapat dilakukan kapan saja selama tidak berada dalam waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan sholat.

Terkait rokaat sholat taubat yakni terdiri dari minimal dua rakaat satu salam, yang dilakukan dengan niat khusus untuk bertaubat kepada Allah SWT.

Selama sholat, seseorang dapat berdoa dengan memohon ampunan, mengakui kesalahan, dan berjanji untuk meninggalkan dosa-dosa tersebut.

Sholat Taubat merupakan salah satu cara untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, dan memperoleh pengampunan-Nya.

Dengan sungguh-sungguh bertaubat dan melakukan sholat Taubat, seseorang diharapkan mendapatkan rasa lega, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

Adapun bacaan doa setelah sholat taubat adalah seperti dibawah ini :

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّ يْ لَا إِلَه َ إِلَّا أَن ْتَ خَلَقْتَ نِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَ أَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَو َعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِ كَ مِنْ شَرّ ِ مَا صَنَعْ تُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْ مَتِكَ عَلَي َّ. وَأَبُوْ ءُ بِذَنْبِي ْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنّ َهُ لَا يَغْ فِرُ الذُّنُ وْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta robbi laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana abduka wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A ‘udzu bika min syarri maa shona’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii, faghfirlii fainnahuu alaa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya

“Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Doa Setelah Sholat Subuh

Sholat Subuh adalah salah satu dari lima waktu sholat wajib yang dikerjakan oleh umat Muslim setiap harinya. Jumlah rokaatnya ada dua dan ada sedkit perbedaan dengan sholat lainnya yakni ketika i’tidal pada rokaat kedua membaca doa qunut.

Pelaksanaan Sholat Subuh merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang telah mencapai usia baligh (dewasa) dan memiliki kesehatan yang memadai.

Adapun bacaan doa setelah sholat subuh adalah seperti dibawah ini :

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَئْ ٍقَدِيْرٌ

Laailaha illalah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumit wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir

Artinya

“Tidak ada tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Allah maha menghidupkan dan mematikan. Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu.”

Doa Setelah Sholat 5 Waktu

Sholat lima waktu adalah sholat wajib yang dikerjakan oleh umat islam dalam kesehariannya dengan waktu yang telah ditentukan oleh syariat.

Nama-nama dari sholat lima waktu tersebut adalah Dzuhur, ashor, maghrib, isya dan subuh. Cara mengerjakannya sama seperti halnya melaksanakan sholat pada umumnya yakni dimulai dengan membaca takbirotul ikhrom dan diakhiri sala.

Terkait jumlah rokaat sholat lima waktu adalah Dzuhur, Ashar dan Isya empat rokaat, kemudian Maghrib 3 rokaat dan Subuh 2 rokaat.

Adapun bacaan doa setelah sholat lima waktu adalah seperti dibawah ini :

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالْأِ كْرَامِ

Allahumma antassalam, wa minkassalam, wa ilaika ya’uudussalam, fahayyina robbana bissalam, wa adkhilnal jannata daarossalam, tabarokta robbana wa ta’aalayta, yaa dzal jalaali wal ikram.

Artinya

“Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang mempunyai kesejahteraan, dari-Mu kesejahteraan itu, kepada-Mu akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera. Masukkanlah kami ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang berkuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah Yang maha Tinggi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

Doa Setelah Sholat Istikhoroh

Sholat Istikharah adalah sholat sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim untuk meminta petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan penting. Istikharah berasal dari kata Arab yang berarti “meminta bimbingan” atau “meminta petunjuk”.

Terkait pelasanaan sholat Istikharah yakni ketika seseorang menghadapi situasi di mana ia harus membuat keputusan yang penting.

Seperti menentukan jalan hidup, pekerjaan, pernikahan, atau keputusan lain yang memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupannya.

Tujuan dari Sholat Istikharah adalah meminta kepada Allah agar diberikan petunjuk yang terbaik dan dikehendaki-Nya.

Proses pelaksanaan Sholat Istikharah melibatkan sholat dua rakaat, yang dapat dilakukan pada waktu yang tidak diharamkan untuk sholat sunnah.

Setelah selesai melakukan sholat, seorang Muslim mengucapkan doa istikharah yang merupakan permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan petunjuk yang terbaik.

Doa istikharah adalah doa pribadi yang bisa diucapkan dalam bahasa Arab atau bahasa ibu masing-masing.

Setelah melakukan Sholat Istikharah, seseorang diharapkan untuk memperhatikan tanda-tanda atau pertanda yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam mengambil keputusan, seseorang perlu memperhatikan hati nurani, niat yang baik, mendengarkan nasihat orang yang berpengalaman, serta mempertimbangkan faktor-faktor praktis dan kebijaksanaan.

Penting untuk diingat bahwa hasil dari Sholat Istikharah tidak muncul dalam bentuk mimpi atau penglihatan langsung.

Allah SWT memberikan petunjuk melalui berbagai cara, seperti memberikan ketenangan hati, membuka pintu kemudahan, atau menghilangkan hambatan dalam melangkah ke arah yang dikehendaki.

Sebagai seorang Muslim, penting untuk memercayai dan menerima keputusan yang diambil sebagai hasil dari Sholat Istikharah dengan tawakkal (pasrah) kepada kehendak Allah SWT.

Adapun bacaan doa setelah sholat Istikhoroh adalah seperti dibawah ini :

Arab

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Latin

“Allohumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub.”

“Allahumma fa-in kunta talamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa maaasyi wa aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.”

“Allahumma in kunta talamu annahu syarrun lii fii diini wa maaasyi wa aqibati amrii (fii aajili amri wa aajilih) fash-rifnii anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

Artinya :

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu.

Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Mahamengetahui hal yang gaib.”

“Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini ….. lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah.”

Penutup

Demikianlah ringkasan terkait bacaan doa setelah sholat yang penulis rangkum dalam artikel vantage.id. Semoga dapat bermanfaat terutama bagi seorang hamba yang ingin mengamalkannya. Wallahu A’lam…

Baca Juga :


Posted

in

by

Tags: