Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Contoh Teks Eksplanasi

Vantage.id – Apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi? Apa saja struktur, ciri-ciri, dan contoh teks eksplanasi? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan lengkapnya mengenai teks eksplanasi di bawah ini.

Pernahkah membaca teks terkait dengan proses bencana alam, baik di media cetak atau media online? Jika pernah, teks tersebut adalah salah satu dari contoh teks ekplanasi.

Secara umum, teks eksplanasi adalah sebuah tulisan yang memiliki tujuan untuk menjelaskan proses terjadinya fenomena atau peristiwa. Fenomena yang bisa dibahas dalam teks eksplanasi dapat berupa budaya, fenomena alam, sampai social.

Lantas, seperti apa struktur teks eksplanasi? Bagaimana dengan ciri-ciri teks eksplanasi? Dan contoh dari teks eksplanasi itu sendiri. Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Teks Eksplanasi

Penjelasan tentang teks eksplanasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, arti dari teks eksplanasi adalah ‘paparan’ atau ‘penjelasan’. Teks eksplanasi merupakan teks yang berisi mengenai proses ‘bagaimana’ kejadian-kejadian dan proses ‘mengapa’ yang terkait dengan social, alam, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya.

Kejadian yang terjadi baik di alam ataupun social di sekitar kita, pastinya selalu mempunyai hubungan akibat, sebab, dan proses.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Terdapat beberapa ciri-ciri teks eksplanasi yang perlu diketahui, di antaranya sebagai berikut:

  • Informasi harus berdasarkan dengan fakta.
  • Hal yang dibahas di antaranya adalah fenomena yang bersifat keilmuan atau berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
  • Sifatnya informative.
  • Tidak berusaha untuk memberikan pengaruh kepada pembaca untuk memercayai hal yang dibahas.
  • Fokus ke hal umum atau generic, bukan partisipan manusia. Contohnya adalah gempa bumi, banjir, tsunami, hujan, dan lainnya.

Tujuannya

Apa tujuan dari teks eksplanasi? Teks ini bertujuan untuk menjelaskan secara rinci terkait proses yang terjadi di suatu fenomena. Teks eksplanasi memberikan alasan terkait penyebab peristiwa dengan bahasa yang sederhana juga mudah dimengerti.

Struktur dari Teks Eksplanasi

ilustrasi siswa sedang belajar

Teks bisa disebut teks eksplanasi jika mempunyai struktur yakni berupa pernyataan umum, urutan akibat dan sebabnya, dan interpretasi. Berikut adalah penjelasan mengenai struktur teks eksplanasi:

  • Pernyataa umum berisi terkait topic yang akan dijelaskan. Contohnya proses keberadaan, terjadinya, terbentuk, dan lainnya. Pernyataan umum sifatnya ringkas, jelas, dan menarik sehingga bisa membangkitkan minat pembaca.
  • Urutan penjelasan sebab dan akibat akan memuat penjabaran terkait proses mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi. Biasanya, penjelasan dapat terdiri dari beberapa paragraph. Di dalam hal ini, beberapa fase kejadian disusun berdasarkan urutan waktu.
  • Interpretasi atau penutup teks eksplanasi mengandung kesimpulan atau intisari dari fenomena atau kejadian yang telah dibahas.

Kaidah Kebahasaan Membuat Teks Eksplanasi

Berikut adalah kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan saat ingin membuat teks eksplanasi:

  • Menggunakan kalimat pasif.
  • Ada istilah ilmiah.
  • Menggunakan konjungsi waktu dan kasual.
  • Menggunakan kata kerja rasional dan material.
  • Sifatnya informative.

Contoh dari Teks Eksplanasi

Bencana Banjir

bencana banjir

Fenomena banjir sudah tak asing lagi terdengar di telinga. Banjir merupakan fenomena alam yang berasal dari curah hujan yang tinggi dengan durasai yang lama di DAS atau Daerah Aliran Sungai. Terjadinya anjir karena alam dan tindakan manusia. Penyebab alami dari bencana bajir yaki sedimentasi dan rotasi, curah hujan, pengaruh air pasang, drainase lahan, kapasitas sungai, dan pengaruh geofisik/fisiografi. Sementara, untuk penyebab banjir karena manusia yakni pembuangan sampah, perubahan tata guna lahan, kawasan padat penduduk yang ada di sepanjang sungai, dan adanya kerusakan bangunan pengedali banjir. Penyebab banjir juga bisa terjadi karena alami dan factor social.

Demikian penjelasan mengenai teks eksplanasi yang membahas soal pengertian, ciri-ciri, tujuan, struktur, kaidah kebahasaan, hingga contohnya. Semoga penjelasan di atas mudah dipahami dan bermanfaat, ya.

Baca Juga: