Greyhound, Potret Mencekam Samudra Atlantik Di Tengah Kecamuk Perang Dunia 2

Greyhound, Potret Mencekam Samudra Atlantik Di Tengah Kecamuk Perang Dunia 2

Belum banyak mungkin film yang mampu menggambarkan detail keosnya situasi kontak senjata yang terjadi di tengah samudera atau bagaimana sibuknya awak kapal penghancur kala torpedo mengeker badan kapal kala Perang Dunia 2 berkecamuk. Namun Greyhound berhasil menggambarkan itu semua, serentak dengan adegan-adegan yang memicu adrenalin dan mengaduk emosi para penyaksinya.

Greyhound merupakan mahakarya sutradara Aaron Schneider yang melibatkan aktor kawakan Tom Hanks sebagai penulis skenario sekaligus pemeran utama. Diadaptasi dari novel yang dirilis 1955 berjudul “The Good Shepherd” karya C.S Forester, Greyhound mengambil latar 1942, ketika Perang Dunia Kedua mulai disundut sumbunya dan Nazi memulai beragam aksi bajingannya di separuh belahan dunia.

Nama Greyhound merupakan julukan untuk USS Keeling, kapal perang Amerika Serikat pimpinan Kapten Ernest Krause (Tom Hanks) yang diberi mandat mengawal konvoi kapal suplai dan kargo dagang sekutu menuju Pelabuhan Liverpool, Inggris. Untuk mencapai Liverpool, Greyhound harus menghadapi rintangan mematikan, yaitu melewati blok Samudra Atlantik bernama “Black Pit” yang dihuni sekumpulan kapal selam Nazi yang selalu siap menorpedo kapal-kapal sekutu yang melintas.

Naas, cobaan bagi Greyhound tidak sampai di situ. Konvoi kapal yang dipimpin Greyhound wajib melintasi Black Pit tanpa bantuan armada udara. Karena terbatasnya hangar dan ketidakmungkinan kapal induk berlabuh di area tersebut, Greyhound harus berlayar sejauh 50 jam di neraka laut Atlantik sampai bantuan pangkalan udara terdekat mampu mem-beking-nya.

Sebagian besar adegan di film ini berlatar tempat di atas kapal USS Keeling. Greyhound secara total menyoroti kerja keras dan kepiawaian Kapten Ernest Krause dalam mengomandoi awak-awak kapalnya kala bertempur dan bersiaga selama kurang lebih 40 jam non stop.

Untuk standar film perang, Greyhound nampak mengenyampingkan urusan pengenalan karakter. Terbukti dari sedikitnya adegan yang menjelaskan latar belakang Kapten Krause dan bagaimana dirinya bisa dititahkan mengkomandoi Greyhound. Karakter Kapten Krause yang agamis dan punya jiwa kemanusiaan tinggi hanya digambarkan melalui sekelibat dialog serta adegannya.

Dari total durasi 90 menit, dapat dikatakan 60 menit di film ini diisi situasi pertempuran sengit. Saling balas torpedo, rentetan tembakan gotri kaliber besar, ledakan-ledakan kapal, dialog komando dan atmosfir krisisnya perang laut menjadi sajian yang memuaskan mata pun adrenalin penyaksinya sinema bernas ini.

Sumber foto : Chicago Sun-Times

Share this article :
Vantage Banner Ads