Sepakbola Tak Pernah Seperti Ini Sebelumnya

Kedigdayaan virus corona tak pandang bulu memangsa siapa saja. Berbagai bidang terpaksa lumpuh imbas mewabahnya pandemi terbaru itu. Dunia olahraga pun ikut merasakan akibat meluasnya penyebaran Covid-19. Sepakbola sebagai industri olahraga paling bernilai di dunia terpaksa menghentikan aktivitasnya. Tak ayal, masa ini adalah masa paling kelam yang dirasakan semua pegiat si kulit bundar.

Rasanya baru minggu lalu pecinta sepakbola dihibur dengan banyak pertandingan luar biasa di kompetisi top Eropa. Anda tentu belum lupa beberapa kejutan yang terjadi di Premier League dan Liga Champions pekan lalu. Pertarungan derbi Manchester yang secara ajaib dimenangkan pasukan Setan Merah di kandangnya sendiri. Ataupun Liga Champions yang harus ditinggal juara bertahannya, Liverpool yang kandas ditangan Atletico Madrid yang tragisnya juga terjadi di kandangnya sendiri, Anfield Stadium.

Tak hanya dari dua kompetisi itu saja, liga top Eropa lainnya pun sedang seru-serunya sebelum virus corona mewabah. Lihatlah Serie A Italia, persaingan di kompetisi negeri pizza itu sedang mencapai klimaksnya beberapa waktu lalu. Juventus yang biasanya nyaman sendirian di puncak tertinggi harus rela diganggu dengan melejitnya performa dari Inter Milan dan Lazio.

Khusus untuk Lazio, tim ibukota itu secara mengejutkan tampil memesona musim ini. Di bawah komando Simone Inzaghi, I Biancocelesti  menjadi tim paling sedikit kebobolan dan urutan kedua dalam urusan produktivitas di liga musim ini.

Mari beralih ke La Liga Spanyol. Kompetisi kasta tertinggi sepakbola negeri matador itu sedang diramaikan oleh persaingan dua musuh bebuyutan yakni Barcelona dan Real Madrid. Memang persaingan dua tim itu kerap terjadi tiap tahunnya, namun musim ini terasa lebih menarik karena kedua tim silih berganti memuncaki klasemen sebelum akhirnya liga terhenti akibat penyebaran Covid-19 di Spanyol.

Jangan lupakan Bundesliga Jerman. Liga yang satu ini tak kalah menariknya dengan liga besar Eropa lainnya musim ini. Setidaknya 3 tim sedang memperebutkan tahta tertinggi di negeri Der Panzer itu. Juara bertahan Bayern Munchen yang sempat terseok di awal musim kembali menemukan tajinya di pertengahan musim lalu. Dua tim lain yaitu Borussia Dortmund dan RB Leipzig ikut menguntit di belakang The Bavarian dengan selisih poin yang tipis.

Kepastian untuk melanjutkan kompetisi pun belum jelas hingga saat ini. Banyak yang memprediksikan bahwa liga-liga di Eropa akan bergulir kembali pada awal April mendatang. Namun, otoritas dari masing-masing liga masih kesulitan untuk memastikan apakah kompetisi akan dilanjutkan atau dihentikan.