Mengingat Para Akar Melalui Si Bunglon Johnny Depp

Johnny Depp adalah segalanya bagi para kaum hawa yang besar di era masa lalu. Ini kita berbicara di dekade 80, 90, dan awal 2000-an ya. Banyak sudah sihir yang telah beliau lakukan demi memuaskan para penikmat layar tabung serta perak.

Dia menjadi polisi jagoan yang jarang terkalahkan di serial 21 Jump Street pada akhir 80-an. Dan semakin sensasional di Edward Scissorhands pada tahun 1991. Kemudian perlente di Cry Baby, dan mengabdi sebagai mafia di Donnie Brasco.

Johnny kemudian menjadi budak nafsu narkotika segmen LSD dan kokain di Fear Loathing In Las Vegas. Lalu kiprah akting narkoba nya tersebut dia hajar kembali pada film Blow sebagai bandar heroin dan ganja anti insaf terbaik di seluruh dunia.

Yang paling menggegarkan adalah peran dia sebagai Captain Jack Sparrow di Serial Film Layar Perak Pirates Of The Carribean. Dia seperti semakin mengukuhkan singgasananya sebagai pemain film terbaik di dunia yang datang dari 2 dekade sebelumnya. Di mana aktor lain belum tentu bisa memainkan peran sebanyak yang dia perani. Johnny mampu menjadi apapun. Mulai dari orang gila, pria kesepian, bapak-bapak galau, hingga penjahat kampiun. Dan canggihnya, Johnny dapat meyakinkan khalayak bahwa akting dia dalam semua filmnya tak pernah gagal. Selalu maksimal. Masih ada bukti kongkrit kekerenan dia dalam film seperti: Charlie And The Chocolate, Sweeney Todd, Alice In Wonderland, Public Enemy, Sleepy Hollow dan The Tourist.

Johnny Depp bersama Brad Pitt, George Clooney, Tom Cruise, Jim Carrey, Rob Lowe, Leonardo Di Caprio dan Emilio Estevez adalah figur-figur tak tergantikan. Coba tanya kepada diri sendiri, siapa saja aktor paling berkesan di sepanjang era 80 dan 90-an? Jawabannya dapat dipastikan adalah nama-nama di atas. Sekarang kembali buat satu pertanyaan untuk diri sendiri, siapa aktor 2000-an yang paling mudah kita ingat? Mungkin jawaban Anda akan ‘aa…iii..uuu…ooh, Ryan Gosling,” Susah kan?

Johnny Depp adalah akar dari segala akting yang efektif pun efisien. Dia perlu ditiru. Jika ada tindak tanduk yang kurang positif dari dirinya, hal tersebut seharusnya tak perlu dibesar-besarkan juga oleh media mana pun. Lha wong dia sudah turut membesarkan industri ini hingga ke batas langit. Di mana para pencari hiburan seluruh dunia menganggap hiburan layar perak adalah salah satu prioritas dalam unsur orang bersenang-senang. Johnny juga akrab dengan berbagai band rock lawas. Mulai dari The Rolling Stones, Aerosmith, hingga musisi kugiran Alice Cooper. Jadi? Tetaplah menjadikan Johnny sebagai figur panutan kalian yang berkecimpung di industri perfilman.