Mengapa Dave Grohl Selalu Menyenangkan?

Dave Grohl memiliki segalanya, mulai dari seseorang yang pernah terlibat dalam mega proyek sebuah grup terbaik era 90-an, hingga menjadi figur tokoh kelas dunia yang bisa masuk ke semua lingkup pergaulan.

Dia banyak berulah pada masa kebrutalan dan era tahun keemasan Nirvana yang sebenarnya tidak panjang tersebut. Yaitu dari tahun 1991 hingga jelang kematian Kurt Cobain di bulan April tahun 1994. Namun Dave ada di semua elemen penting kejadian bersejarah rock dunia, di mana dia selalu dilibatkan ke dalam momen-momen fenomenal pun funeral para pelaku industri ini. Seperti saat berpidato ketika Lemmy Kilmister Motorhead meninggalkan kita semua. Atau beberapa tahun lalu sempat berpergian dengan Paul McCartney dan Beck ke sebuah bar, hanya untuk bernostalgia semata sebagai manusia biasa.

Dave juga akrab dengan penggemar. Dalam berbagai kesempatan yang mengharuskan ia berada di tempat umum, Dave Grohl selalu menyempatkan membubuhkan tanda tangannya terhadap para fans, dengan sikap yang sangat tenang dan dingin. Bahkan Dave juga selalu siap jika ada yang memintanya untuk foto bersama.

Dave Grohl muda teramat banyak mengeluarkan pernyataan kontroversi, namun segala ucapannya selalu dapat diterima dengan senang hati oleh kita semua maupun media. Berarti hal tersebut menunjukan bahwasanya Dave adalah rocker yang memiliki kontrol jitu terhadap segala perilakunya. Beringas, urakan, ngaco, namun tetap bertanggung jawab dan enak dilihat maupun didengar. Selain itu, karya-karya berkualitasnya menjadikan Dave sebagai seorang semi god yang ingin dijadikan teman karib ideal oleh seluruh penghuni bumi ini.

Dia disanjung oleh negara Italia, yang mana ribuan musisi di sana berkumpul untuk melakukan perekaman video lagu ‘Learn to Fly’ demi terwujudnya permohonan perpanggungan Foo Fighters di negara tersebut. Dave juga sempat mengajak 2 penggemarnya untuk melakukan studio tur ke markas Foo. Di mana dia dengan santai memberikan 5 boks CD Probot (salah satu dari proyek musik Dave) sambil berkata ‘jual saja cd-cd nya untuk menambah kocek kamu.’ Dave Grohl juga selalu menyempatkan melakukan hal-hal kecil bernilai besar, seperti berkeliling kota LA dengan tandem dia di Foo dan Nirvana, Pat Smear, untuk menyelidiki lebih dalam mengenai sejarah salah satu sosok idola dia, Mr. David Bowie.

Dave juga melupakan perseteruannya dengan Courtney Love (istri dari mendiang Kurt Cobain) yang begitu membenci dia. Dave adalah sosok pemaaf yang tidak pernah lupa akar dari mana dia berasal. Dave merupakan seorang punk rocker yang selalu melibatkan pemuda punk di dalam setiap proyek musiknya. Dia dan Kurt kompak merekrut Pat Smear, yang merupakan pahlawan punk masa kecil mereka berdua. Pat Smear sebelum bergabung dengan Nirvana dan Foo Fighters adalah gitaris legendaris band punk fenomenal The Germs. Lalu Dave saat Nirvana masuk Hall of Fame, saat berpidato mengucapkan terima kasih kepada The Melvins untuk pengaruh mereka di dalam karir bermusik Dave bersama Nirvana dan Foo Fighters. Padahal vokalis gitaris The Melvins, King Bozzo Osborne sempat mengeluarkan dagelan nyinyir di dalam sebuah video yang dibuat khusus untuk menjatuhkan Dave.

Dave bermain drum dengan begitu baik di dalam album-album Nirvana. Ingat kan, intro drum fenomenal dari ‘Smells Like Teen Spirit’? Dia juga menciptakan lagu-lagu dahsyat bersama Foo Fighters, salah satunya yang berlirik seperti ini:
Hello
I’ve waited here for you
Everlong