Pasien Covid-19 Ini Tak Mau Dikarantina, Polisi Ikut Blokade Rumahnya

Penyebaran virus corona di seluruh dunia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Berbagai cara telah ditempuh untuk mengantisipasi meluasnya wabah Covid-19. Salah satunya adalah melakukan karantina untuk melawan virus yang satu ini. Namun apa jadinya bila ada pasien yang menolak untuk dikarantina? Tentu saja membuat resah orang di sekitarnya dan memaksa aparat setempat untuk mengamankannya.

Seorang pasien virus corona di Kentucky, Amerika Serikat menolak untuk melakukan karantina di rumahnya. Untuk mencegah dirinya menyebarkan virus, kepolisian setempat memblokade kediamannya untuk memastikan pasien tersebut tak keluar rumah.

Dilansir dari Oklahoma News 4, pasien Covid-19 tersebut diketahui adalah seorang pria berusia 53 tahun. Pria tersebut tinggal di kawasan Nelson County dan menolak untuk dikarantina setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kepolisian setempat sampai harus memaksakan untuk melakukan isolasi kepada pria tersebut. Karena pria berusia 53 tahun itu termasuk dalam 20 orang pertama yang dikonfirmasi sebagai kasus Covid-19 di negara bagian Kentucky.

“Saya tidak bisa membiarkan jika orang yang kita kenal terjangkit virus ini (Covid-19) untuk menolak melindungi tetangga mereka,” ujar Andy Beshear, Gubernur Negara Bagian Kentucky dikutip dari Oklahoma News 4.

Untuk menangani pasien tersebut, Sherif Nelson County, Ramon Pineiroa mengatakan bahwa para petugas akan parkir di luar rumah pria tersebut selama 24 jam sehari selama dua minggu. Menurut Pineiroa, upaya tersebut telah menuai hasil karena sang pasien mau berkompromi dengan anjuran yang diberikan pemerintah setempat.

Pentingnya Karantina

Eksekutif wilayah Nelson, Dean Watts menyatakan bahwa langkah untuk melakukan karantina sangat penting untuk dilakukan agar menjaga masyarakat tetap aman.

“Ini (karantina) adalah tentang kita, bukan tentang saya. Oleh karena itu karantina adalah sebuah keharusan. Bila perlu, kami akan melakukannya secara paksa,” tegas Watts dikutip dari Oklahoma News 4.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Banyak negara telah mengeluarkan imbauan untuk melakukan karantina mandiri untuk menekan penyebaran virus corona. Upaya karantina dinilai efektif untuk melindungi masyarakat dari infeksi virus Covid-19.

Dalam melakukan karantina mandiri, kegiatan yang biasanya dilakukan di luar ruang harus dilakukan di rumah. Dilansir dari Public Health England, ada beberapa hal yang harus dijalankan saat melakukan karantina mandiri yakni:

  • Tinggal di rumah
  • Tidak pergi bekerja, sekolah atau tempat umum
  • Tidak menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api, atau taksi kecuali jika ada pemberitahuan jika transportasi yang digunakan telah aman dari virus.
  • Meminta teman, anggota keluarga atau layanan pengiriman untuk membantu tugas kita seperti membeli bahan makanan, obat-obatan atau berbelanja.

Sampai hari ini terdapat 14.250 kasus virus corona telah terkonfirmasi di Amerika Serikat, dimana 205 pasien meninggal dunia dan 121 orang telah dinyatakan sembuh.