The Social Dillema Ungkap Kehancuran Dunia Akibat Sosial Media

Film ini memberikan cara pandang yang cukup menyentuh mengenai penggunaan media sosial. Bagaimana tidak, di dalamnya ada pernyataan-pernyataan kontroversi, antara lain dari Tristan Harris (Google design ethicist and Center For HumaneTechnology co founder), juga Center for Humane Technology co-founder, Aza Razkin.

Selain mereka, ada Asana co-founder dan Facebook’s like button co creator Justin Rosenstein, lalu profesor dari Harvard, Shoshana Zuboff, former Pinterest president, Tim Kendall, Al Now director of policy research Rashida Richardson, Yonder director of research Renee Diresta, Stanford University Addiction Medicine Fellowship program director Anna Lembke, dan virtual reality pioneer Jaron Lanier.

Mereka memberikan bermacam insight mengejutkan, betapa masing-masing dari para ahli yang namanya telah disebut di atas begitu menyesali apa yang terjadi dengan perkembangan sosial media dari tahun ke tahunnya.

Algoritma yang menjadi tolak ukur dari berbagai video rekomendasi yang kalian tonton di YouTube, adalah komposisi tak bertuan yang telah disalahgunakan oleh teknologinya sendiri. Mereka, para pendiri, sekaligus pencetus dari aplikasi Google, Pinterest, Facebook dan Twitter menyatakan keheranan sekaligus keterkejutannya terhadap dampak buruk dari ‘perbuatan’ mereka yang kian lama semakin mengganggu ketertiban dunia.

90 persen konten di dalam film ini lebih kepada betapa kecewanya orang-orang tersebut akan kehancuran yang ditimbulkan oleh semua sosial media ini. Terlalu banyak salah kaprah yang muncul sejak kehadiran YouTube, Twitter, Facebook, Pinterest dan terutama Google, karena ternyata mereka tidak bisa memprediksi dampak negatif darinya. Sebut saja penyalahgunaan kampanye politik, hasutan untuk melakukan kudeta, ajakan bunuh diri, hingga ke swavideo yang ujung-ujungnya jual diri. Terlalu banyak hal buruk dan kebencian di situ. Belum lagi jumlah hoax di Facebook yang makin hari bukannya semakin menurun, yang ada dari ke hari ke hari peningkatannya semakin drastis!

Kesehatan mental adalah isu utama yang diangkat oleh ‘The Social Dillema’. Sejak adanya media sosial, orang-orang dibuat gila oleh kehadirannya. Jumlah korban bunuh diri pun meningkat sejak kemunculan era digital ini. Apalagi yang orang-orang yang menjadi gila. Tak terhitung jumlahnya. Ini merupakan film bagus, yang perlu kalian tonton.