Doa Qunut Subuh Pendek Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Doa Qunut adalah doa yang dipanjatkan oleh umat islam ketika melaksanakan sholat subuh, yakni pada saat i’tidal rokaat ke dua.

Menurut mazhab Imam Syafi’i membaca Doa Qunut hukumnya adalah sunnah ab’ad ya’ni sunnah yang dikuatkan dan ketika tertinggal, maka diganti dengan sujut syahwi.

Sebagian umat muslim ada juga yang ketika sholat subuh ia tidak membaca doa qunut, dahulu hal semacam ini menjadi sebab terjadinya pemicu perdebatan.

Namun semakin berkembangnya zaman kali ini dan semakin banyaknya penyampaian para mubaligh diberbagai media sosial. Sehingga semakin banyak umat muslim akan pemahaman terkait hukum membaca doa Qunut.

Kisah Awal Mulanya Doa Qunut

Kisah Awal Mulanya Doa Qunut

Doa Qunut dibaca oleh Rosulullah SAW ini memiliki kisah yang sangat memilukan, pada masa itu ada seseorang dari negeri sebrang yang bertemu Rosulullah SAW.

Kemudian mengabarkan bahwa dinegerinya banyak warga yang memeluk islam, sehingga antusias untuk mendalami Al-Qur’an sangat memuncak.

Kedatangan seseorang tersebut meminta kepada Rosulullah SAW untuk mengirimkan 70 sahabat yang hafidz Qur’an kenegeri tersebut.

Dengan senang hati Rosulullah SAW mengabulkannya, dikumpulkanlah 70 sahabat yang hafal Qur’an dan diutus untuk mengajarkannya dinegeri yang akan dituju.

Para penghafal Qur’an dengan senang hati mendapat perintah dari Rosulullah SAW dan kemudian berangkatlah mereka.

Tidak lama kemudian selang beberapa hari mereka berangkat Rosulullah SAW mendengar kabar bahwa 70 penghafal Qur’an dibantai.

Kemudian Rosulullah berdoa meminta kepada Allah keadilan dari kejadian tersebut. Sehingga sang Rosul mendapat kabar dari Allah untuk mendoakan 70 penghafal Qur’an yang syahid.

Adapun doa yang dipanjatkan oleh Rosulullah SAW adalah yang sekarang disebut dengan Doa Qunut.

Bacaan Doa Qunut Arab, Latin Dan Artinya

Bacaan Doa Qunut Arab, Latin Dan Artinya

Meskipun doa qunut tergolong sunnah untuk dibaca ketika melaksanakan sholat subuh, akan tetapi sangat baik diamalkan. Karena hal ini termasuk salah satu tanda kecintaan ummat kepada Rosulullah SAW.

Selain itu juga disisi lain doa qunut dibaca oleh Rosulullah pada saat ada tragedi pembantaian 70 tahfiz qur’an.

Padahal zaman saat ini hususnya dinegara indonesia sangat jarang sekali terjadi hal yang demikian, akan tetapi kalau disandingkan dengan kondisi diri yang selalu ada peperangan antara kebaikan dan keburukan.

Maka doa qunut sangat tepat sebagai sarana untuk memberantas kemungkaran yang ada didalam hati setiap manusia.

Insya Allah dengan melazimkan doa qunut maka seorang hamba tersebut akan dilindungi oleh Allah SWT dan dijauhkan dari sifat yang mungkar.

Adapun bacaan doa qunut bahasa arab, latin dan artinya dapat dilihat dibawah ini :

Doa Qunut Lengkap

Bacaan doa qunut lengkap ini adalah penganut madzhab imam Sayafi’i, biasanya dibaca oleh ummat muslim aswaja.

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait, fa lakal hamdu a’laa maa qadhait, wa astagfiruka wa atuubu ilaik, wa shallallahu ‘ alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya :

“Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.

Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa- apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkanlah kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang memberi hukuman dan bukan terkena hukum.

Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan aku dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan.

Aku memohon ampunan dari Engkau dan aku bertobat kepada Engkau.( Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya”.

Doa Qunut Subuh Pendek

Doa Qunut Subuh Pendek

Selain bacaan doa qunut lengkap ada juga bacaan doa qunut subuh pendek yang juga bisa diamalkan oleh umat muslim.

Simak dibawah ini bacaan doanya :

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait.

Artinya :

“Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan.

Peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkanlah kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang memberi hukuman dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan aku dan Maha tinggi Engkau”.

Doa Qunut Nazilah

Doa Qunut Nazilah

Qunut nazilah adalah doa yang dibaca oleh umat muslim ketika mendapatkan musibah atau bencana yang pada saat itu melanda kampung atau daerah setempat.

Beberapa bencana sebagai contoh boleh membaca doa qunut nazilah adalah seperti bencana alam, tanah longsor, tsunami, banyaknya wabah penyakit dan lain semisalnya.

Terkait pernyataan tentang qunut nazilah Rosulullah SAW menyampaikan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Ahmad.

Artintya :

Qunut nazilah dilakukan ketika terjadi musibah, seperti bencana alam, wabah penyakit, dan lain sebagainya. Diriwayatkan dalam Bukhari dan Ahmad, dari Abu Hurairah RA mengatakan bahwa “Rasulullah SAW kalau hendak mendoakan untuk kebaikan seseorang atau doa atas kejahatan seseorang, maka beliau doa qunut setelah ruku’.” (HR. Bukhari dan Ahmad)

Adapun bacaannya qunut nazilah adalah seperti dibawah ini :

Arab

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin

Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait.

Wastaghfiruka wa atuubu ilaik. Allahummadfa’ ‘annal ghalaa’a wal balaa’a wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa’ida wal mihana maadhahara minhaa wa maabaathana min balaadinaa haadhaaa khaassatan wa min buldaanil muslimiina aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi washahbihi wa shallam.

Artinya

Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku.

Lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. Aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.

Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya.

Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Doa Qunut Subuh Sendiri

Ketika melaksanakan sholat subuh sendiri atau sholat lainnya yang dianjurkan untuk membaca doa qunut. Maka cara membacanya sedikit berbesa dari bacaan doa qunut yang mengikuti imam atau sholat berjama’ah sebagai imam.

Adapun doa qunut subuh sendiri dapat dilihat dibawah ini :

اَللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdinii fîi man hadait, waafinii fîi man‘afait, wa tawallanii fîi man tawallait, wa baariklii fîii maa ‘ thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innii ka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait. Fa lakal hamdu a’laa maa qadhait, wa astagfiruka wa atuubu ilaik, wa shallallahu ‘ alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Pentingnya Membaca Doa Qunut Ketika Sholat

Membaca doa qunut adalah salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW untuk dibaca umatnya ketika sholat.

Tentunya ketika Nabi SAW telah menganjurkan ada beberapa alasan penting yang perlu kita pahami agar semakin kuat keyakinan pada saat membacanya.

Berikut dibawah ini beberapa alasan terkait pentingnya membaca doa qunut ketika sholat.

Memohon Petunjuk Dan Rahmat Allah

Doa Qunut adalah momen di mana seorang Muslim memohon petunjuk dan rahmat Allah SWT. Dalam doa ini, umat Muslim mengakui kelemahan dan tidak ada sandaran lain yang memberikan petunjuk selain kasih dan sayang dari Allah SWT. Hal ini adalah cara untuk mengakui ketergantungan kita pada Allah dan merendahkan diri di hadapan-Nya.

Memohon Ampunan Dan Taubat

Dalam Doa Qunut, umat Muslim juga memohon ampunan dan taubat kepada Allah SWT. Atas segala dosa dan kesalahan yang kerap kali dilakukan baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja. Selain daripada itu dalam doa qunut tersurat juga permohonan agar Allah memberi hidayah kita. Untuk menjalani hidup dengan benar, menghindari dosa, dan melakukan perbuatan baik.

Perlindungan Dari Musibah Dan Bencana

Salah satu hal yang sangat penting dari Doa Qunut adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam musibah, bencana, dan kesulitan. Dalam hal ini kita memohon kepada-Nya agar diberikan perlindungan.

Dari segala bentuk malapetaka, baik yang bersifat pribadi maupun yang bersifat kolektif. Doa ini menunjukkan kepercayaan kita bahwa hanya Allah yang dapat melindungi kita dari segala ancaman.

Menjalin Hubungan Dengan Allah SWT

Doa Qunut juga merupakan salah satu sarana untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT. Dalam doa ini, umat Muslim mengungkapkan hajat dan keinginannya sebagai manusia baik untuk dunia maupun akahirat. Bagaimana tidak diwaktu subuh sebagian manusia masih terlelap tidur sedangkan sebagian lainnya menjalin hubungan dengan Allah SWT melalui doa qunut.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Membaca Doa Qunut

Pada umumnya doa qunut dibaca pada saat melaksanakan ibadah sholat subuh, akan tetapi banyak riwayat yang mengatakan terkait membaca doa qunut diluar sholat subuh.

Untuk lebih jelasnya penulis akan merangkumnya didalam artikel vantage.id secara lengkap agar dapat dengan mudah dipahami.

Ketika Sholat Subuh

Waktu yang tepat untuk membaca doa qunut adalah ketika melaksanakan sholat subuh tepatnya yakni pada waktu i’itidal dan setelah membaca doa i’tidal.

Pada saat sholat dan menjadi imam maka cara membacanya dengan suara yang keras sehingga makmum mendengar doa tersebut.

Akan tetapi ketika sholat sendirian, maka dibaca dengan nada yang tidak keras maksimal terdengar oleh telinga sendiri.

Sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad yakni :

Artinya :

Dari Anas bin Malik, berkata: “Rasulullah Saw terus membaca qunut dalam shalat Fajar (Subuh) sampai meninggalkan dunia.” (HR. Ahmad: III/162

Ketika Terjadi Bencana Besar

Pada saat terjadi bencana alam yang cukup besar, belum lama sehingga membuat suatu kampung atau daerah tersebut ketakutan. Maka disunnahkan untuk membaca doa qunut “Nazilah” ketika sholat.

Untuk memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT terkait bencana besar yang terjadi pada tempat atau kampung tersebut.

Katika Sholat Jum’at

Sebagian riwayat membaca doa qunut yakni ketika sholat jum’at, terlebih pada hari itu umat muslim sedang merasakan kondisi yang tertekan.

Seperti halnya tahun kemarin masih sangat hangat ditelinga yakni virus covid 19 yang menyebabkan banyak umat manusia terancam kematian.

Maka pada saat virus covid 19 kemarin menyerang manusia sangat banyak ditemui seseorang yang sholat diluar subuh membaca doa qunut.

Al-Umm Kitab Karangan Imam Syafi’i

اَلْقُنُوتُ في الْجُمُعَةِ. قَالَ: الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى: حَكَى عَدَدَ صَلَاةِ النِّبِيِّصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجُمُعَةَ، فَمَا عَلِمْتُ أَحَدًا مِنْهُمْ حَكَى أَنَّهُ قَنَتَ فِيهَا، إلَّا أَنْ تَكُونَ دَخَلَتْ في جُمْلَةِ قُنُوتِهِ في الصَّلَوَاتِ كُلِّهِنَّ حين قَنَتَ على قَتَلَةِ أَهْلِ بِئْرِ مَعُونَةَ. وَلَا قُنُوتَ في شَيْءٍ مِنَ الصَّلَوَاتِ إِلَّا الصُّبْحَ، إلَّا أَنْ تَنْزِلَ نَازِلَةٌ، فَيَقْنُتُ في الصَّلَوَاتِ كُلِّهِنَّ إنْ شَاءَ الْإِمَامُ

Artinya :

“Qunut dalam shalat Jumat. Imam As-Syafi’i RA berkata, ‘Sejumlah ulama menghikayatkan bilangan (jumlah) shalat Jumat yang dilakukan oleh Nabi SAW, lalu aku tidak mengetahui satu pun dari mereka yang menghikayatkan bahwa Nabi SAW melakukan qunut di dalam shalat Jumat. Hanya saja (qunut dalam) shalat Jumat tersebut masuk dalam sejumlah qunut yang dilakukan oleh Nabi SAW dalam seluruh shalat maktubah saat beliau mengamalkan qunut atas pembunuhan para utusan beliau di Bi’r Ma’unah. Dan tidak ada anjuran qunut dalam shalat apapun kecuali shalat Subuh, kecuali bila terjadi tragedi (bagi kaum muslimin atau sebagiannya), maka orang boleh qunut dalam seluruh shalat (maktubah) bila imam menghendaki.” (As-Syafi’i, Al-Umm)

Ketika Sholat Witir

Waktu yang tepat selanjutnya untuk membaca doa Qunut adalah pada saat melaksanakan sholat witir dibulan suci Ramadhan.

Hal ini juga tidak seterusnya, melainkan ada waktu-waktu tertentu untuk membaca doa qunut ketika sholat witir.

Terkait doa qunut yang dibaca ketika sholat witir ada sebauh hadis yang menjadi dalil untuk acuan dalam melaksanakan doa qunut tersebut.

Rosulullah SAW bersabda :

أن عمر بن الخطاب جمع الناس على أبي بن كعب فكان يصلي لهم عشرين ليلة ولا يقنت الا في النصف الباقى من رمضان. رواه أبو داود

Artinya :

“Sesungguhnya Umar Ibn Khattab berinisiatif mengumpulkan masyarakat agar shalat tarawih bersama (dengan imam) Ubay Ibn Ka’b, maka beliau shalat tarawih bersama mereka selama 20 malam, dan beliau tidak berdoa qunut kecuali dalam separuh yang kedua (malam 16 Ramadhan hingga seterusnya).” (HR. Abu Dawud).

Penutup

Demikianlah ringkasan terkait bacaan doa qunut yang dapat penulis rangkum dalam sebuah artikel vantage.id. Besar harapan penulis artikel ini dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih. Wallahu A’lam…

Baca Juga :