Threads Instagram vs Twitter, Siapa yang Lebih Unggul?

Tim Instagram mengembangkan sebuah platform baru yang diberi nama Threads. Digadang-gadang mampu menggantikan Twitter, tidak sedikit yang memutuskan untuk hijrah ke platform baru tersebut. Fenomena ini kemudian memunculkan pembahasan mengenai Threads Instagram vs Twitter.

Diketahui Mark Zuckerberg sebagai founder Meta mengumumkan peluncuran Threads pada 6 Juli lalu. Hal ini pun disambut baik oleh para pengguna Instagram. Terbukti di hari pertama, penggunanya sudah mencapai 30 juta. Diperkirakan, jumlah penggunanya akan terus mengalami peningkatan.

Threads Instagram vs Twitter

Threads Instagram vs Twitter, Ternyata Ini yang Lebih Unggul

Karena dibuat sangat mirip dengan Twitter, banyak orang yang kemudian membandingkan kedua media sosial ini. Di bawah terdapat beberapa perbedaan penting antara Threads dan Twitter. Manakah yang lebih unggul dan bisa diandalkan?

1. Fitur DM

Twitter merupakan salah satu aplikasi yang sudah diluncurkan pada Maret 2006 lalu. Usianya sudah nyaris 20 tahun. Tentu tidak adil jika membandingkannya dengan Threads yang baru kemarin diluncurkan.

Namun sejak awal Twitter sudah dilengkapi dengan fitur Direct Message alias DM. Fungsinya adalah untuk mengirimkan pesan privat kepada pengguna lain. DM memungkinkan para pengguna Twitter saling berinteraksi melalui media chat.

Sayang seribu sayang, Threads hadir tanpa menghadirkan fitur tersebut. Padahal Direct Message alias DM bisa ditemukan di aplikasi Instagram. Dengan absennya fitur DM, pengguna Threads hanya bisa berinteraksi dengan saling membalas thread.

Thread, sebutan untuk post di aplikasi Threads, bisa dilihat oleh publik. Secara otomatis, tidak ada privasi yang melindungi percakapan antar pengguna di thread. Hal ini sangat disayangkan oleh para pengguna baru Threads.

2. Hashtag dan Trending Topic

Tidak sedikit orang yang menjadikan Twitter sebagai sumber informasi utama. Bagaimana tidak, penyebaran informasi di platform ini bisa berlangsung dengan sangat cepat. Terlebih Twitter juga memiliki fitur Trending Topic.

Semua pengguna bisa mengetahui topik utama yang sedang menjadi pembahasan saat ini. Di antara topik tersebut, muncul juga hashtag atau tagar (#) yang semakin memudahkan pengguna untuk menemukan informasi tertentu.

Lagi-lagi pengguna Threads harus kecewa karena hashtag dan trending topic tidak dihadirkan pada platform yang satu ini. Teks yang menggunakan tanda pagar tidak bisa diklik dan tampilannya sama saja seperti teks biasa lainnya.

Tidak adanya hashtag pada Threads cukup disayangkan karena Instagram memilikinya. Namun ketiadaan trending topic masih bisa dimaafkan karena fitur ini juga tidak ada di aplikasi Instagram.

Absennya dua hal penting ini menjadi indikator terhadap jangkauan yang dimiliki oleh Threads. Pengguna tidak bisa menjangkau konten-konten yang menggunakan hastag serta tidak bisa mengetahui apa yang sedang banyak diperbincangkan orang saat ini.

Bisa disimpulkan bahwa jangkan Threads ini cukup sempit, hanya mampu menjangkau orang-orang yang follow atau mengikuti sebuah akun tertentu.

3. Menu Pencarian

Pembahasan mengenai Threads Instagram vs Twitter juga tidak terlepas dari fitur pencarian yang dimiliki oleh keduanya. Fitur pencarian di Threads diketahui hanya bisa dipakai untuk mencari akun pengguna lain. Hal ini jelas membatasi pengguna untuk menemukan konten yang dicarinya.

Sementara itu, fitur pencarian di Twitter sudah berada di level yang berbeda. Pasalnya, pengguna bisa mencari tweet menggunakan kata kunci tertentu. Bahkan di hasil pencarian pun bisa ditampilkan sesuai keinginan pengguna.

Misalnya menampilkan hasil terbaru, paling populer, hingga menampilkan hasil berupa gambar atau video saja. Karena menu pencarian ini pula, konten yang dibagikan oleh satu pengguna bisa menjangkau lebih banyak audiens.

4. Tampilan di Web

Sebagian pengguna Twitter saat ini mengakses media sosial tersebut menggunakan aplikasi mobile. Namun jauh sebelum itu, Twitter diluncurkan dalam tampilan web yang bisa diakses melalui browser. Ketika iOS dan Android muncul, Twitter kemudian diadaptasi menjadi sebuah aplikasi khusus.

Saat ini, pengguna Twitter punya dua pilihan untuk mengakses platform tersebut, yaitu melalui aplikasi atau website di browser. Pilihan ini tidak dimiliki oleh pengguna Threads karena platform baru tersebut hanya tersedia dalam bentuk aplikasi mobile.

Threads memang memiliki website resmi milik mereka sendiri di threads.net. Namun halaman web tersebut hanya berisi link yang mengarahkan pengguna untuk mendownload dan menginstall aplikasinya.

Mau tidak mau, pengguna memang harus install aplikasi baru jika ingin merasakan pengalaman menggunakan platform media sosial terbaru ini.

5. Tampilan Konten di Home

Hal terakhir yang dibandingkan antara Threads dan Twitter adalah algoritma mereka dalam menampilkan konten. Di halaman home, pengguna Threads hanya bisa melihat konten dari pengguna yang diikutinya.

Namun ada juga saran thread dari pengguna populer lain yang mungkin belum pernah dilihat sebelumnya. Hal ini dinilai membosankan oleh sebagian orang, apalagi jika dibandingkan dengan Twitter.

Konten yang ditampilkan di halaman home Twitter bisa berasal dari trending, orang-orang yang difollow, atau ditampilkan berdasarkan kronologi waktu.

Berdasarkan pembahasan Threads Instagram vs Twitter di atas, bisa disimpulkan bahwa Twitter saat ini memang masih unggul. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa ada pembaruan yang membuatnya menjadi lebih baik dibandingkan saat ini.

Baca Juga: