Film ini benar-benar payah. Sang sutradara dan penulis skenario seperti kehilangan arah dalam memandu aktor maupun aktrisnya, bagaimana mereka harus melakukan perannya, sesuai dengan karakter yang diciptakan oleh film rilisan tahun 2020 tersebut.

Olivier Megaton, sebagai penanggung jawab The Last Days of American Crime, mendapatkan kesulitan tingkat tinggi dalam menentukan tema film yang mengangkat isu mengenai kejahatan terorganisir ini. Di mana tokoh utama Graham Bricke, yang diperankan Edgar Ramirez, terlihat kebingungan dalam menunjukan jati dirinya sebagai pentolan pencuri bank yang diharuskan menjadi seorang pahlawan kesiangan. Payah.

Sementara itu Shelby Dupree (dimainkan oleh Anna Brewster), seperti tokoh yang dipaksakan ada dalam film ini. Di mana kemunculan dia di sebuah bar, yang langsung menyosor Graham Bricke untuk melakukan hubungan seks secara singkat dan secara seksama dalam sebuah toilet, sungguh terlihat seperti adegan paling absurd di dalam ‘The Last Days of American Crime’ ini. Sungguh payah.

Ditambah kemunculan Kevin Cash (Michael Pitt), sebagai kekasih Shelby, makin-makin membuat film ini keluar jalur, dan tidak mengindahkan kaidah serta faidahnya dalam tugas ‘The Last Days of American Crime’ sebagai sebuah film yang seharusnya memiliki nalar dan menghibur, bukan membingungkan penonton, seperti yang saya alami saat menontonnya. Hancur.

Film ini tidak disarankan untuk Anda tonton. Sayang sekali, 2 jam lebih waktu kalian akan terbuang dengan sangat cuma-cuma. Jadi, ini merupakan film terpayah di Netflix untuk tahun 2020.