Apakah Milenial Mengenali Robert De Niro, Al Pacino dan Joe Pesci?

Akting natural nan bijaksana dipertunjukan Robert De Niro, Al Pacino, dan Joe Pesci di film rilisan Netflix ini. Mereka bertiga beradu kepiawaian drama organik, seperti yang pernah dilakukan ketiganya pada masa jaya mereka.

Naskahnya ditulis oleh penulis absurd spesialis gangster dan mafia, Steven Zailian. Sedangkan penyutradaraannya diarahkan oleh ahli dari segala pakar sinematografi 5 dekade, Martin Scorsese.

Menceritakan tentang kehidupan seorang veteran perang dunia ke-2 yang mencoba membuat hidupnya menjadi lebih terang benderang, dengan menjadi seorang pemegang tongkat estafet mafia, melalui cara membekuk, membunuh, sekaligus membuat kusut berbagai jalinan cerita kejahatan era 50 hingga akhir 70-an. Pria baya tersebut bernama Frank Sheeran, diperankan oleh Robert De Niro.

Frank Sheeran digambarkan sebagai sosok yang terkadang pendiam, tegas, dingin, sekaligus bengis. Dia sempat dituntut oleh perusahaan daging tempatnya bekerja, dengan tuduhan pencurian, namun terselamatkan oleh pengacara yang membuka jalur perkenalannya dengan dunia mafia: Bill Buffalino, yang diperankan Ray Romano.

Bill Buffalino kemudian mempertemukan Frank dengan sepupunya, Russell Buffalino, yang ternyata merupakan orang paling berpengaruh di Philadelphia pada saat itu. Dia tahu harga untuk menyuap seorang jaksa, bagaimana cara agar sebuah usaha tidak disalip kompetitor, dan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk mengamankan kendali usaha macam-macam industri.

Perkenalan Frank Sheeran dengan Russell Buffalino membuka pintu segalanya menuju jalan manis pahitnya cerita mafia. Russel membuat petualangan Frank menjadi semakin cantik-cantik pelik, di mana Frank dilibatkan dalam seluruh kiprah dan sepak terjang sialan Russell.

Bagian paling epik dari film ini adalah ketika Russell mengenalkan Frank terhadap Jimmy Hoffa, yang diperankan oleh Al Pacino. Dia adalah seorang tokoh labor union Amerika, yang sangat membenci keluarga Kennedy, dan dihilangkan oleh negara pada tahun 1975. Banyak sisi sentimentil dari film “The Irishman” ini, yang akan membuka wawasan kita mengenai kiprah ‘Irishman’ dalam sejarah mafia negeri Paman Sam.