Sajian Film Gay A la Netflix: The Boys in The Band

Film dengan tema agak unik ini akan menjadi pilihan yang sedikit berbeda bagi para pelanggan Netflix. Dengan para pemain yang notabene adalah gay semua, seperti aktor Jim Parsons, Zachary Quinto, dan Matt Bomer, film drama The Boys in The Band cukup menarik untuk disimak.

Ini merupakan proyek Ryan Murphy yang sudah sekian lama dinantikan. Di mana Jim Parsons dan Zachary Quinto sangat antusias untuk menjadi bagian di dalamnya. Telah dirilis pada 30 September lalu di Netflix, The Boys in the Band mendapat sambutan yang cukup bergairah dari para pegiat LGBT. Karena isinya memang bercerita mengenai 6 orang gay yang berkumpul bersama untuk mengeluarkan aksi-aksi drama mereka, di mana film ini merupakan adaptasi dari naskah drama karya Mart Crowley yang populer pada era 60-an.

Cerita dalam film yang disutradarai oleh Joe Mantello ini dibuka dengan kisah Michael (Jim Parsons) dengan rencana besarnya untuk menggelar sebuah pesta pora yang menyenangkan. Harold (Zachary Quinto) menjadi tamu istimewa dalam acara ini. Di mana ia diperlihatkan begitu khawatir dengan usianya yang sudah merambat senja, namun di sisi lain dia sungguh sangat tidak sabar untuk bertemu dengan para sahabatnya.

Kemudian, di sebuah apartemen milik Michael di kawasan Manhattan, reuni kecil ini pun dimulai. Emory (Robin de Jesús), Hank (Tuc Watkins), dan Larry (Andrew Rannells) menjadi tamu-tamu pertama yang hadir. Lalu, Larry terlihat sedikit terkejut melihat kehadiran Donald (Matt Bomer) yang notabene sudah cukup lama tinggal menumpang di kediaman Michael. Nampak seperti ada sebuah pengalaman berkesan yang coba mereka sembunyikan.

Di tengah perbincangan, Michael menerima telepon dari mantan teman kuliahnya Alan (Brian Hutchison). Berbeda dengan Michael serta enam sahabatnya, Alan sudah menikah serta memiliki kehidupan ideal bersama istri dan para anaknya di Washington DC. Maka tak heran jika Michael mempertanyakan agak sedikit mempertanyakan kedatangan Alan ke New York, di mana Michael agak sedikit terlihat panik sewaktu menyambut kedatangan Alan.

Emory yang langsung terlihat sebagai si’pencari pusat perhatian’ di antara para karibnya tersebut juga merasa terganggu dengan kehadiran Alan, ia bahkan menyindir Alan soal situasi rumah tangganya. Alan langsung tersinggung dan melayangkan tinju pada Emory. Dari sini, situasi di pesta yang dibuat untuk merayakan ulang tahun Harold tersebut semakin nampak tak terkendali dan berjalan tidak karuan.

Bagaimana kelanjutan dari keseruan film ini? Anda langsung saksikan sendiri saja di Netfix.