Serial Hollywood: Gigolo, Gay, Pelacur, Hingga Rasis

Miniseri ini sedikit banyak menceritakan bagaimana kondisi, intrik dan politik yang ada dibalik gegap-gempita Hollywood. Meskipun diceritakan secara drama, fiksi dan sedikit sentuhan humor, apa yang tersirat setidaknya menggambarkan jelas keras perjuangan, beribu liku dan tipu muslihat yang harus dilakoni para aktor dan sineas untuk mendapat panggung di Era Keemasan Hollywood.

Hollywood, merupakan miniseri besutan Netflix yang berkisah dari masalah hidup seorang tokoh fiksi bernama Jack Castello (David Corenswet), seorang veteran Perang Dunia Ke-2 yang punya impian besar menjadi aktor. Namun ketatnya seleksi dan banyaknya pesaing membuat jalannya sedikit buntu, bahkan untuk sekedar mendapatkan jatah pemeran figuran dalam film yang dibesut Hollywood saja cukup sukar.

Hingga akhirnya jalan mimpi Jack terbuka, karena semakin pacekliknya kondisi perekonomian, bergabunglah Jack dalam bisnis rumah bordil yang menjadikannya sebagai seorang Gigolo, hingga mampu mempertemukannya dengan beberapa tokoh penting dalam industri perfilman Hollywood. Jack pun mampu menembus mimpinya sebagai aktor. Jatah Pemeran Utama Pria dalam film berjudul Meg yang kontroversi jadi film pertamanya.

Miniseri Hollywood juga menceritakan tentang polemik yang ada pada Era Keemasan Hollywood. Mulai dari skandal perselingkuhan, perpelacuran aktris dan aktor, hubungan sesama jenis, tawar-paksa, politik perizinan hingga isu rasial anti kulit berwarna pada film-film era tersebut.

Hollywood yang dirilis 1 Mei 2020 ini pun mendapat review bagus. Film yang disutradarai Ryan Murphy ini juga berisi aktor dan aktris muda seperti David Corenswet, Laura Harrier, Jake Picking dan Samara Weaving. 7 episode dalam season pertama Hollywood pun mendapat skor sementara yang lumayan bagus pada angka 7,7 dalam situas IMDb.