Semoga Tidak Ada Richard Jewell Lainnya

Semoga Tidak Ada Richard Jewell Lainnya

Tidak ada tuduhan terkejam selain fitnah yang dilayangkan FBI kepada seorang pahlawan bangsa sekelas Richard Jewell. Jewell adalah petugas keamanan pertama yang menemukan paket misterius yang dicurigai sebagai bom pada konser Jack Mack and the Heart Attack dan berhasil mengevakuasi penonton secara tenang. Naas baginya, FBI yang kelimpungan mencari pelaku justru menjatuhi dirinya status tersangka dan mencap Richard Jewell sebagai false hero.

Richard Jewell merupakan pemuda berhati mulia yang berambisi ingin menjadi polisi. Sejak muda dirinya sudah sering berlatih tembak dan memiliki beberapa koleksi senjata laras panjang. Berbagai literasi dan bacaan tentang skill investigasi serta penanganan kondisi lapangan pun ia lahap. Namun ambisinya berbanding terbalik dengan realita, dengan postur tubuh gemuk dirinya kerap kali gagal lolos tes fisik akedemi. Impiannya sebagai polisi pun sementara dikesampingkan dan memilih tugas petugas keamanan.

Nasib Jewell berubah di 27 Juli 1996 ketika dirinya ditugaskan menjaga perhelatan konser Jack Mack and the Heart Attack. Ketika konser sedang berlangsung dirinya mengejar sekumpulan orang mabuk, langkahnya terhenti setelah melihat sebuah paket misterius yang ia curigai sebagai bom. Karena kecurigaannya, Jewell lantas melaporkannya ke ahli bahan peledak FBI dan mengkonfirmasi kebenarannya bahwa paket tersebut adalah sebuah bom rakitan. Dengan ketenangannya Jewell dibantu dengan aparat yang bertugas mengevakuasi area sekitar paket, tidak lama berselang paket bom tersebut meledak namun tidak memakan korban jiwa. Aksi Richard Jewell pun dipuji dan dianggap sebagai tindakan pahwalan oleh media lewat serangkain berita dan undangan wawancara.

FBI sebagai biro yang bertanggungjawab mencari pelaku pemboman pun kelimpungan. Sedikitnya bukti dari sumber kejadian menjadikan penyelidikan semakin berat. Hingga muncul ide jahat untuk menjadikan sosok Richard Jewel sebagai kambing hitam. Profil Jewell yang punya ambisi besar untuk menjadi aparat kepolisian ditambah kepemilikan senjata dan buku-buku penanggulangan teror membuat karakternya memenuhi kriteria profil false hero. Hal yang selanjutnya terjadi adalah kemalangan Richard Jewell dan pemberitaan miring soal dirinya, dibantu teman pengacaranya Watson Bryant, Jewell membuktikan dirinya bukanlah tersangka dan merupakan kambing hitam institusi penegakan hukum tersebut.

Kisah emosional Richard Jewell pun difilmkan 23 tahun kemudian. Film berjudul Richard Jewell yang disutradari Clint Eastwood dan diproduseri Tim Moore, Leonardo DiCaprio, Jonah Hill dan Jessica Meier ini pun sukses mendapat review positif dari para kritikus film karena keabsahan cerita dan cara briliannya mengaduk emosi lewat serangkaian konflik yang tercipta.

Share this article :
Vantage Banner Ads