Program-Program Terbaik Radio, Era Sersan Prambors

Sandiwara program terbaik radio. Frewnky yang besar di era 80-an pasti ingat betul dengan Sersan Prambors. Sersan ini dimulai dari  acara radio Prambors Rasisonia yang jadi tempat kongkow-kongkow anak muda era 80 & 90-an.

Sandiwara program terbaik radio. Sersan Prambors adalah pendahulunya. Mereka inilah yang menjadi punggawa dari Sersan Prambors: Sys NS, Muklis, Nana Krip, Krisna Purwana dan Pepeng. Mereka ini sempat main film yang hits di era 80s, yakni “Anunya Kamu” (dirilis tahun 1986) dan “Sama-Sama Enak” (dirilis setahun setelahnya, yaitu 1987). Mereka juga sempat merilis kaset yang diberi judul “Anunya Kamu” (1986), dan “Enaaak Aja” (dirilis 1988).

Sandiwara program terbaik radio. Selain Sersan Prambors, ada lagi beberapa yang hits, seperti sandiwara radio “Saur Sepuh Satria Madangkara”. Sandiwara radio buatan Nikki Kosasih ini dimainkan oleh Maria Oentoe, Fery Fadli, Elly Ermawati, Ivone Ros, Kris Urspon, Bahar Mario dan lain-lain. Bercerita tentang Brama Kumbara dengan ajian serat jiwa nya, dan kiprah sang adik, Mantili, dengan dua pedang saktinya, yakni pedang setan dan pedang perak, dengan latar belakang  kerajaan Madangkara.

Lalu ada juga sandiwara radio Tutur Tinular, yang diprakarsai S. Tijab. Mengambil setting runtuhnya Singasari, dengan lakon dari Arya Dwipangga, Ramapati, Demung Wira, Gajah Biru, Mpu Tong Bajil, Dewi Sambi, Mpu Renteng, Nini Ragarunting, Kaki Tanparoang,  dan tentu saja bintang utamanya, si tampan Arya Kamandanu.

Juga ada sandiwara radio “Catatan si Boy”. Acara ini merupakan dari dua program yang sudah ada terlebih dahulu di radio Prambors, yakni “Playboy Kabel” dan “Diari”. Selama 2 jam setiap hari kamis, sandiwara ini tayang di radio tersebut dari jam 10 hingga 12 malam, yang pertama kali mengudara tahun 1984. Skripnya ditulis oleh duet Marwan Alkatiry dan Edi Pribadi.

Kemudian ada Sandiwara radio “Ibuku Malang Ibuku Tersayang”, karya dari Eddy Suhendro. Bercerita tentang drama jatuh bangun sebuah keluarga untuk tetap bertahan hidup. Sandiwara radio ini sarat banget dengan pesan moral. Tak ketinggalan sandiwara fenomenal lainnya, yaitu “Misteri Dari Gunung Merapi”, dengan menampilkan tokoh utama Sembara, Farida, Mak Lampir dan Nyai Kembang.