Film Terbaik Sebelum 2020: Once Upon a Time in Hollywood

Film Terbaik Sebelum 2020: Once Upon a Time in Hollywood

Sebuah semi biopik menarik persembahan Quentin Tarantino. Memberikan dagelan segar khas beliau, di mana Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio ibarat 2 aktor yang lupa waktu karena keasyikan bermain scrabble pemberian orang tua angkat mereka.

Karakter Rick Dalton yang diperankan Leonardo DiCaprio, dan Cliff Booth yang dilakoni Brad Pitt, adalah duo ideal yang akan membuat 2 jam 40 menit kita terasa menggembirakan. Plot-plot naik turun yang ringan, renyah, tanpa perlu banyak berpikir, tersuguh dengan baik melalui dialog-dialog film khas dekade 60-an sajian Leonardo dan Brad.

Rick Dalton adalah aktor ternama yang beken berkat film seri termashyur era 50-an ‘Bounty Law’. Di pertengahan jenjang karirnya sebagai pemain film berkelas Hollywood, Rick Dalton merasa ada kebuntuan akan totalitas dirinya dalam hal berakting. Hingga suatu ketika ia berjumpa dengan Martin Schwarz (Al Pacino), seorang agen film ternama, di mana dia memberi saran terhadap Rick Dalton, yang membuat Rick Dalton semakin merasa ambruk dan tak percaya diri. Martin menyarankan Rick untuk berkarir dalam film-film Spaghetti Western, yang pamor dan kelasnya dianggap Rick jauh di bawah level Hollywood.

Cliff Booth, seorang veteran perang Vietnam yang menjadi stunt double untuk Rick Dalton (aktor pengganti yang biasanya menggantikan aktor/aktris untuk adegan-adegan seperti loncat dari gedung dan berkelahi) dan juga dipekerjakan sebagai asisten pribadi Rick Dalton, adalah penyemangat sekaligus pendukung nomor satu Rick Dalton, yang siap sedia sepanjang hari untuk memenuhi kebutuhan Rick Dalton, baik itu urusan yang berhubungan dengan fisik maupun masalah-masalah pribadi Rick Dalton. Berbeda dengan Rick yang tinggal di kawasan elit Hollywood, di mana Rick bahkan bertetangga dengan sutradara terbesar pada era tersebut, Roman Polanski, Cliff hanya tinggal di sebuah trailer butut, ditemani anjing Pittbull kesayangan dia, Brandy.

Scene per scene khas Quentin Tarantino menyeruak dengan rapih dalam “Once Upon a Time in Hollywood”. Tiada keabsurdan seperti yang biasa kita saksikan dalam film-film Quentin sebelumnya. Di sini Quentin terlihat begitu jeli memasukan elemen-elemen cut to cut Hollywood pada era 60-an. Rapih, bergizi, penuh tekstur. Dagelan-dagelannya pun terstruktur dengan lazim. Perhatikan saja saat dia tiba-tiba memunculkan Bruce Lee, budak Hippie pemuja Charlie Manson, dan tokoh Sharon Tate (Margot Robbie) ke dalam film ini: Jenius!

Satu lagi yang cukup menarik perhatian adalah kemunculan Dakota Fanning.

Menurut kami “Once Upon a Time in Hollywood” adalah film terbaik sebelum 2020.

Share this article :
Vantage Banner Ads