Live “Throwing Copper” : Penggerak Musik Alternatif Sayap Kanan

Ini merupakan album yang akan selalui dicintai oleh anak kiri masa lalu dan penggemar musik alternatif pilihan sayap kanan, untuk selama-lamanya.

Live merupakan band adaptif yang mengerti akan formula sehat bagi musik pop rock yang bagus, di mana cara penyajian aransemennya tidak pernah disusah-susahkan, namun tetap masuk bagi kuping para penggemar Sonic Youth, Beastie Boys, maupun ehem, Dream Theater.

Komposisi yang agak sedikit jenial, ditambah rintihan vokal yang mendayu-dayu namun anti cengeng, serta daya pikat pengemasan instrumen yang cukup dramatis, menjadi senjata utama pasukan asal York Pennsylvania Amerika ini.

Grup yang terdiri dari Chad Taylor (gitar), Patrick Dahlheimer (bas), Chad Gracey (drum), dan Ed Kowalczyk (vokal) tersebut, menuai sukses mainstream lewat tembang-tembang hype ballad post grunge di dalam album “Throwing Copper” ini, terutama melalui lagu ‘Selling The Drama’, ‘I Alone’, ‘Lightning Crashes’, dan ‘All Over You’.

Media begitu membanggakan karya-karya album “Throwing Copper”, terutama MTV, di mana ke empat lagu di atas mendapat heavy rotation yang cukup sangar, yang mana lagu-lagunya dalam sehari bisa hilir mudik selama 4 kali di dalam layar kaca, sehingga banyak pergaulan muda-mudi pada saat itu menjadikan album yang dirilis pada tahun 1994 ini, sebagai soundtrack percintaannya. Live sukses membuktikan formula lirik cinta yang dipadukan dengan aransemen dramatis, sebagai nilai jual yang sangat matematis dan laris, untuk era musik alternatif pada saat itu.