Jika Bukan Karena Adegan Ranjangnya, 365 Days Total Biasa Saja

Jika bukan karena adegan ranjang Laura Biel (Anna-Maria Sieklucka) yang memadu syahwat dengan Massimo Torricelli (Michele Morrone) mungkin film ini tidak ada menariknya. Ya, semua setuju, satu-satunya unsur yang menjual dari film ini hanya adegan semi antar keduanya, sisanya seperti film B-Rate lainnya.

356 Days adalah film asal Polandia dengan judul asli 365 dni. Film beraliran drama-erotis ini bercerita tentang obsesi gila seorang pemuda bernama Massimo Torricelli – pimpinan mafia Sisilia, temperamental dan punya sifat dominan – yang dengan segala usahanya ingin membuat Laura Biel jatuh cinta padanya. Namun Massimo punya cara berbeda dalam membuktikan cintanya dengan menyekap Laura. Massimo berjanji akan membuat Laura jatuh cinta padanya dalam 365 hari sekapannya. Laura yang awalnya merasa terancam dengan sanderaan seorang Massimo pun lambat laun luluh, dirinya terkena Stockholm Sindrome dan kian nyaman dengan kehidupan barunya.

Satu-satunya unsur yang menjadi tontonan terbaik dalam film ini adalah kemolekan tubuh seorang Laura yang berpadu dengan maskulinitas seorang Massimo dalam memadu kasih di atas ranjang. Oh, mungkin unsur lainnya adalah adegan romantis seorang Massimo dalam memperlakukan Laura dengan manja dan penuh loyalitas yang selama ini diidam-idamkan sebagian besar kaum hawa. Selebihnya jalan cerita yang dilakonkan 365 Days total sangat biasa-biasa saja.

Film ini menuai review buruk dalam berbagai situs tinjauan film seperti Rotten Tomatoes dan IMBd. Ironisnya film besutan sutradara Barbara Bialowas dan Tomasz Mandes justru mengantongi profit besar di negara kelahirannya, dan menjadi film terpopuler pada platform streaming Netflix di 20 negara Eropa serta Amerika.