Imploding the Mirage : Awan Cerah dari The Killers

Imploding the Mirage : Awan Cerah dari The Killers

Ini merupakan entitas yang selalu saja punya kejutan-kejutan baru dalam setiap hidangan yang disajikan. Melalui Impolding the Mirage, The Killers seolah ingin memberikan senyuman tulus dengan sedikit gigi putih yang tertongol, di tengah awan mendung pandemi yang melanda dunia. Album synth-rock yang punya geremet dan desingan magis dan siap menyihir pendengarnya untuk mengulang lagi dan lagi.

Impolding the Mirage merupakan album ke enam dari band asal Las Vegas yang sudah berkarya sejak 2001 ini. Meski sedikit hampa tanpa liuk-liuk gitar khas personil kuncinnya, Dave Keuning, album yang berisikan 10 track ini masih punya bebunyian sangar dan nada-nada yang diperhitungkan secara presisi di dalamnya. Hadirnya album ini bukan lah sebuah kejutan, proses pembidanan lahirnya album ini telah diumumkan sejak November 2019, ketika para personil meninggalkan gemelap Las Vegas dan mendaratkan kakinya di Utah.

Sebelum peluncuran album penuhnya, 4 single di dalamnya seperti Caution, Fire in Bone dan My Own Soul’s Warning dan Dying Breed dilepas secara berkala lebih dulu sebagai pematik koriusitas pendengar-pendengarnya yang jelas telah haus dahaga telinganya untuk dibasuh bahana-bahana bernas dari The Killers yang terakhir kali melepas album kelima-nya 3 tahun silam.

Album Impolding the Mirage dibuka dengan irama hening meruang dari My Own Soul’s Warming, seolah jatuh kembali ke bumi dengan kekuatan supernya, sapuan synth dan pukulan drum menyambut, merambah kencang, menendang kuping pendengarnya lebih ke dalam dengan vokal menggebu dari Brandon Flowers mengibaratkan seruan, “Bersiaplah, kami kembali!”

Selepasnya ada Blowback dengan repetitif bass-synth yang mengisi intronya, terus begitu hingga irama lainnya menghampiri, menyatu, dan menghasilkan komposisi ­­synth-rock ajaib yang menyejukan, tidak terlalu keras namun punya nilai plus tersendiri. Setelahnya ada Dying Bread, salah satu lagu yang digadang-gadang menjadi amunisi terfavorit dengan paduan instrumen-instrumen lo-fi yang berbunyi selaras dan dihentak di tengahnya, lagu berbahaya yang punya element of surprise.

Jika sudah masuk ke nomor Caution, artinya wahana baru yang dibangun The Killers dari puing-puing Pet Shop Boys dan serpihan gaya Bruce Springsteen dimulai. Padat, namun tetap cocok dijadikan bahana pengiring dansa tipis-tipis, atau musik latar seorang sedang bergegas pergi dari kepahitan polemik yang sedang dialaminya. Atau jika belum cukup puas, Lighting Fields siap menyambar. Kolaborasi hebat dari bebunyian padat The Killers dengan vokal khas Karthryn Dawn Lang.

Sisanya? Silahkan rasakan sendiri. Masih ada Fire in Bone, Running Towards A Place, My God diisi kolaborasi dengan Weyes Blood, When The Dreams Run Dry, atau penutup santap prasmanan lezat dari The Killers, berjudul sama dengan nama albumnya, Impolding the Mirage.

Sumber foto : Consequence of Sound

Share this article :
Vantage Banner Ads