Good Will Hunting dan Dilemanya

Ini adalah film dramatis yang sedikit absurd, akhirnya tidak bisa dibaca begitu saja ketika film memasuki babak pertengahan. Alurnya naik turun, diselingi dengan soundtrack bernas karya mendiang maestro folk-shoegaze Elliot Smith yang membekaskan kesan mendalam. Ini dia, Good Will Hunting.

Film ini layak bercokol selamanya di peringkat dua IMDB, di bawah ketiak Shawshank Redemption yang kisah dan alurnya jelas tidak ada lawan. Sesuai judulnya, Good Will Hunting bercerita tentang jalan hidup seorang Will Hunting, seorang remaja melarat, pemberontak dan temperamen, namun punya otak super-cerdas, fotograpik memori serta keahlian berhitung sekaligus merumus di atas rata-rata orang normal. Will yang diperankan sempurna oleh Matt Damon belum tahu kemana arah hidupnya. Masa depannya masih gelap, karirnya masih di awang-awang, dan kisah cintanya masih abu-abu tidak berwarna.

Hidupnya berubah usai pertemuannya dengan Profesor Gerald Lambeau (Stellan Skarsgard). Seorang profesor ambisius peraih nobel matematika dunia yang paham potensi emas yang dimiliki Will. Lambeau punya ambisi mulia, mendidik Will ke jalan yang lebih baik, mengirimnya masuk ke perusahaan ternama, dan menjadikannya seorang ahli matematika muda. Namun niatan baik Lambeau tidak terwujud dengan mudah, Will dengan karakter keras kepalanya jelas tidak begitu saja mengiyakan seseorang untuk mengatur hidupnya.

Lambeau tidak habis akal, si tua ini tahu siapa orang yang pantas menangani kondisi psikis Will. Adalah Sean Maguire (Robin Williams), psikolog rebel yang paham betul bagaimana menangani pemuda bermasalah modelan Will. Sama-sama berasal dari Boston Selatan dengan latar belakang yang sama, Maguire menanggap sosok Will adalah tantangan baru. Will pun demikian, di satu sisi dirinya menganggap Maguire adalah teman sekaligus mentor, di sisi lain Will menganggap Maguire sosok sok tahu yang terkadang tidak dapat ditebak.

Kisah Will, Lambeau dan Maguire begitu mengalir dan terasa natural. Semuanya bergulir halus dengan soundtrack yang begitu manis dan dalam karya Elliot Smith dari album Either/Or. Good Will Hunting menuai review positif dari berbagai kritikus dan media, mengantongi rating rata-rata 8.5/10 di berbagai situs review film.

Foto: Google