Extraction : Ketika Chris Hemsworth Menjadi Versi Sempurna Iko Uwais, Mark Wahlberg dan Brad Pitt

Seorang tentara bayaran bernama Tyler Rake, diminta koleganya untuk membantu melepaskan seorang anak bandar narkoba India yang diculik kompetitornya, seorang penguasa narkotika Bangladesh.

Sang Thor, Chris Hemsworth, yang berperan sebagai tentara bayaran multi talented tersebut, terlihat begitu menguasai sekali karakter yang dia mainkan. Apalagi di dalam hal memainkan aksi berkelahi serta senapan, dia bak perpaduan sempurna antara Mark Wahlberg dan Iko Uwais, dengan tampang bengis a la Brad Pitt. Sempurna sudah.

Ovi Mahajan Sr. (Pankaj Tripathi) si bandar narkoba terbesar di India tersebut ternyata seorang yang sangat culas. Di satu sisi dia menyewa Tyler Rake untuk membawa kembali anaknya Ovi Mahajan Jr. (Rudhraksh Jaiswal) yang diculik oleh saingan beratnya si sadis Amir Asif (Priyanshu Painyuli), namun di sisi lain dia tetap memanfaatkan Saju (Randeep Hooda) tentara khusus kaki tangan Ovi Mahajan Sr. untuk turut berpartisipasi menyelamatkan sang anak, di mana si Ovi Mahajan Sr. ini mengancam akan menghilangkan anak Saju yang masih kecil, jika dia gagal menjalankan misinya tersebut.

Sementara itu Ovi Mahajan Sr. yang posisinya sedang di dalam penjara itu, ketika Tyler Rake sudah berhasil berjibaku mengambil Ovi Mahajan Jr. dari sekapan para anak buah Amir Asif, urung memberi bayaran terhadap Tyler Rake, sehingga hal ini memusingkan Tyler. Dari plot ini bisa ditebak, bahwa Ovi Mahajan Sr. ini adalah sosok maruk yang ogah rugi.

Kemudian dalam perjalanan kepulangan mereka berdua dari Bangladesh ke India, di sepanjang cerita Tyler terlibat baku tubuh dan senapan yang begitu melelahkan. Ada adegan full body contact antara dia dengan Saju yang sungguh berdarah-darah, juga ada adegan pukul-pukulan antara Tyler dengan bekas teman satu timnya yaitu Gaspar (David Harbour) yang ternyata memiliki niat tidak baik, di mana dia ingin menghabisi Ovi Mahajan Jr.

Selebihnya kita akan disuguhi oleh aksi-aksi yang cukup membuat nafas tersengal-sengal, karena keurak-urakan tingkat kesadisan yang disajikan film ini.