Format Masa Depan : Album Dewa 19 Paling Melankoli

Sebenarnya ini menjadi album yang paling merepresentasikan isi musik Dewa sesungguhnya. Namun hal tersebut jika diperlakukan dari kacamata penggemar, ya.

Lagu ‘Aku Milikmu’ menjadi punggawa terdepan yang bertugas memberi rasa bagaimana kuping kita akan disuguhkan menu-menu halus yang terdapat di album ini. Sejenak setelah berkutat dengan nuansa pop rock yang terekam dalam ‘Aku Milikmu’, nilai estetis 90-an selanjutnya tercurah di dalam tembang ‘Masihkah Ada’, yang dipenuhi oleh nada-nada kembang khas Pop Kreatif Indonesia.

Ahmad Dhani tahu benar seperti apa cara menuturkan band bentukannya ke dalam bentuk minimalis, namun kuat akan keeleganan. “Format Masa Depan” juara akan hal-hal musikalitas seperti itu di dekade tersebut. Mengurai kejeniusan halus ke dalam tembang-tembang seperti ‘Still I’m Sure We’ll Love Again’, ‘Sembilan Hari & Liberty’, sukses meriangkan perasaan para pendengar yang haus akan pengalaman hati berbunga-bunga. Jelas sekali, di album ini Dhani sedang senang-senangnya sebagai musisi.

Yang terbaik dari album rilisan tahun 1994 ini ada di lagu ‘Tak Kan Ada Cinta Yang Lain’. Period. Meski penuh pengaruh TOTO, namun tak perlu kita risaukan dan dibesarkan-besarkan hingga terjadi kekhawatiran, karena sekali lagi Dhani adalah jenius yang super sukses mengangkat berbagai tema menarik di era itu ke dalam sebuah album 90-an.

Suara bening Ari Lasso, gitaran mendalam Andra Ramadhan, dan besetan bas Erwin Prasetya, menjadi kunci pararel dari kesuksesan album “Format Masa Depan”.