Beats: Film Hiphop Yang Biasa-Biasa Saja

Lagi-lagi Netflix mengangkat film hiphop bertemakan from zero to hero, yang sebagian besar isinya mengangkat bagaimana seorang pemuda jenial penuh ide brilian terhadap black music, namun di pertengahan jalan memiliki pengalaman yang begitu menyakitkan dan mengakibatkan dirinya menghadapi traumatik kelas berat, di mana kehidupan pergaulan lingkungan ghetto dari tempat dia tinggal, ternodai oleh penembakan biadab peluru salah sasaran yang menimpa adik tercintanya.

Pemuda tersebut bernama August Monroe, yang akhirnya menjauhkan diri dari kehidupan sekolah formil, dan menenggelamkan jiwa raganya untuk membuat beat-beat hiphop ajaib, dengan tujuan hanya untuk pemuasan batin dia terhadap genre musik yang begitu dia cintai, di mana kegiatan ini oleh August sekaligus dijadikan sebagai pelarian dari kematian sang adik.

Hingga tiba sebuah momen di mana absensi August Monroe yang begitu berantakan tersebut menjadi masalah bagi sang kepala sekolah, Vanessa Robinson. Vanessa yang sedang mengurus perceraian dengan suaminya yang merupakan sekuriti sekolahan tersebut, Romelo Reese, menugaskan sang suami untuk menyelidiki keadaan August.

Romelo Reese yang merupakan mantan Manager beberapa artis hiphop legendaris dunia, saat bertamu ke rumah August, tanpa sengaja dia mendengarkan August sedang menciptakan berbagai beat hiphop yang fantastis. Dan ia pun begitu terkesima.

Singkat cerita Romelo Reese bersikeras untuk menjadikan August sebagai produser, karena ia percaya, August memiliki potensi untuk menjadi sebesar Kanye West. Romelo melatih insting dan kemampuan August tanpa lelah, sehingga Romelo berhasil diberi kesempatan oleh handai taulan di kala Romelo berjaya sebagai Manager beberapa artis hiphop ternama, untuk menampilkan karyanya di sebuah panggung hiphop yang lumayan besar.