Tinggal di rumah seorang diri mungkin telah menjadi hal yang lumrah. Namun bagaimana bila tinggal sendiri di sebuah pulau? Inilah yang dijalani oleh seorang pria asal Italia yang tinggal di pulau tak berpenghuni di Laut Mediterania. Pria bernama Mauro Morandi telah menghabiskan 30 tahun tinggal di pulau cantik tersebut. Ketika virus corona melanda dunia, isolasi menjadi hal yang harus dilakukan dan apa yang dijalani oleh Morandi bisa menjadi contoh terbaik bagi kita semua.

Sudah 30 tahun lebih Mauro Morandi tinggal seorang diri di pulau cantik yang terletak di tengah Laut Mediterania. Pria yang dulunya menjalani profesi sebagai guru itu tiba di pulau Budelli pada 31 tahun yang lalu. Kala melakukan pelayaran dari Italia menuju Polinesia, Morandi singgah sejenak di pulau Budelli dan ia pun langsung jatuh hati lantaran pulau tersebut memiliki perairan yang jernih, pasir karang dan prosesi matahari terbenam yang indah. Morandi pun langsung memutuskan untuk tinggal di pulau yang tak jauh dari lepas pantai Sardinia, Italia.

Dikutip dari CNN, Morandi menceritakan kesehariannya tinggal di pulau ia ambil alih setelah mendapatkan reputasi sebagai Robinson Crusoe Italia. Setiap hari Morandi tidur di sebuah pondok batu tua. Ketika ia terbangun di pagi hari, Morandi menikmati alam di sekitarnya dengan menjelajahi semak dan tebing yang ada di pulau Budelli. Tak lupa morandi juga menghabiskan waktu paginya dengan berbincang dengan burung kala menyantap sarapan.

Menatap Virus Corona dari Kejauhan

Meski tinggal di pulau yang tak berpenghuni, bukan berarti Morandi ketinggalan informasi terkini yang sedang terjadi di dunia. Dirinya mengikuti sekali apa yang sedang jadi perhatian khalayak saat ini, tak lain Virus Corona. Pria berusia 81 tahun itu memperhatikan fenomena yang sedang terjadi di negara asalnya, Italia. Seperti yang diberitakan, Italia menjadi salah satu negara dengan kasus corona tertinggi di dunia dengan mengalahkan China sebagai negara asal virus tersebut.

Hidup di dunianya sendiri membuat Morandi merasa bahwa ia telah berada di salah satu tempat teraman di Bumi. Morandi berujar pada CNN bahwa pulau Budelli menawarkan perlindungan total untuk dirinya. Di mana saat ini tak ada satupun kapal atau pesawat yang mendarat di pulau tempatnya tinggal.

“Aku merasa aman di sini (Pulau Budelli). Pulau ini menawarkan perlindungan total. Tidak ada risiko sama sekali, karena tak ada satu pun pesawat yang mendarat maupun kapal yang berlabuh di sini” tegas Morandi kepada CNN.

Dengan kasus corona yang menyeruak di Italia, Morandi menaruh perhatian lebih untuk keluarga maupun kerabatnya yang sedang didera kesulitan. Sejak pandemi Covid-19 merajalela di negeri pizza, sebenarnya tak ada perubahan berarti yang dirasakan oleh Morandi. Hanya saja ia harus menunggu lebih lama pasokan makanan dari daratan lantaran pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Italia.

Selain itu, kunjungan wisatawan ke pulau tempatnya tinggal juga praktis berhenti. Morandi selama beberapa tahun belakangan kerap akrab dengan daytripper, dimana ia berteman dan berbagi makanan dengan mereka.

Kesendirian Sebagai Wahana Isolasi Diri

Terbiasa hidup sendiri membuat Morandi tak kesulitan menjalani masa karantina akibat virus corona. Ia pun memiliki beberapa tips untuk orang yang terpaksa mengisolasi diri. Menurutnya dengan menghabiskan waktu di dalam rumah adalah kesempatan untuk berlatih mencari jiwa yang seutuhnya.

“Saya banyak membaca dan berpikir. Saya pikir banyak orang takut membaca karena jika mereka membaca maka mereka akan mulai memikirkan banyak hal dan itu berbahaya. Sebaliknya jika Anda mulai melihat hal-hal di bawah cahaya yang berbeda dan bersikap kritis. Anda bisa melihat betapa menyedihkannya kehidupan yang Anda jalani dan melihat hal buruk yang pernah Anda lakukan,” ujar Morandi dikutip CNN.

Morandi menambahkan bahwa krisis yang terjadi saat ini membawa kesempatan untuk mengevaluasi kehidupan manusia. Ia pun beranggapan bahwa tidak banyak orang yang memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.

“Saya tidak percaya pada kekuatan penyembuhan orang untuk berubah. Mungkin beberapa orang akan melakukannya (isolasi diri), tetapi mayoritas terlalu terbiasa dengan kenyamanan dan gaya hidup yang penuh dengan hingar bingar,” tambah Morandi dilansir dari CNN.

Kepemilikan pulau Budelli telah berubah beberapa kali selama beberapa tahun terakhir. Sejak 2016, Budelli telah menjadi taman nasional milik pemerintah Italia, menjadikan peran Morandi kerap terabaikan untuk menjaga pulau tersebut, situasi yang tengah diperjuangkannya sambil terus tinggal di sana.

Virus corona kemungkinan akan menunda keputusan apa pun atas masa depannya untuk saat ini.  Meskipun rumah bobroknya membutuhkan renovasi, Morandi merasa cukup dengan apa yang dimilikinya saat ini. Apapun kebutuhan yang ia perlukan telah terpenuhi baik kebutuhan utama maupun lainnya.

“Untuk saat ini aku sudah mendapatkan semua yang aku butuhkan. Ada listrik, bahkan jika itu membutuhkan perbaikan, dan air mengalir, dan kompor ekstra kecil untuk pemanas.”

Pada akhirnya kesendirian pun melahirkan kelimpahan tiada tara bagi Morandi, sehingga tak ada ruang untuk keluhan pada dirinya.