Melihat Keindahan Hagia Sophia yang Mencuri Perhatian

Beberapa hari belakangan, sebuah tempat bernama Hagia Sophia menjadi perbincangan karena pengalihan fungsinya menjadi tempat ibadah. Namun kami tak ingin menyoal tentang keramaian itu. Situs yang terletak di Istanbul, Turki ini memang menyimpan banyak keindahan yang menarik banyak orang untuk datang. Memiliki arsitektur menawan dan sarat akan sejarah menjadi daya tarik pariwisata Turki.

Keputusan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan untuk mengubah fungsi Hagia Sophia untuk menjadi masjid menjadi perhatian dunia dalam beberapa hari terakhir. Pro dan kontra terus berdatangan mengiringi kebijakan negara yang kaya dengan sejarah itu. Lantas, pertanyaannya mengapa Hagia Sophia bisa menarik perhatian besar dari masyarakat dunia?

Menurut sejarah Hagia Sophia dibangun pada tahun 537 masehi. Selama 1500 tahun, tempat ini telah beberapa kali beralih fungsi mulai dari gereja pada jaman kekuasaan berbagai kerajaan. Kemudiam sempat beralih menjadi masjid saat Kesultanan Utsmani menaklukan Konstantinopel pada tahun 1453. Selang hampir 500 tahun kemudian, Hagia Sophia dijadikan situs museum yang bisa menerima kunjungan wisatawan.

Bila melihat gambarnya melalui internet, Hagia Sophia memiliki kubah megah yang menampilkan arsitektur menawan. Hal ini menjadi wajar karena bangunan ini dirancang oleh dua arsitek hebat bernama Isidorus Miletus dan Anthemius of Trailes. Keduanya adalah ahli di bidang fisika dan matematika. Mereka ditugaskan oleh Kaisar Justinian I untuk membangun kubah besar yang memiliki gaya khas Kekaisaran Bizantium.

Namun setelah jatuh ke tangan Kesultanan Ustmani, sang pemimpin membuat beberapa perubahan pada gaya arsitektur Hagia Sophia. Mereka menambahkan lonceng dan menghilangkan kapal pengorbanan yang sebelumnya menjadi ikon. Lukisan-lukisan yang sebelumnya berisi mosaik Kristiani juga diubah menjadi kaligrafi khas Islam.

Hagia Sophia, Beautiful & Romantic Face of Istanbul ... | Hagia ...
Pemandangan di dalam Hagia Sophia. Sumber: Pinterest

Seiring berjalannya waktu, Hagia Sophia terus dipugar agar semakin menawan. Salah satu perubahan yang paling menarik perhatian kala tahun 1847 dan 1849 saat penguasa saat itu, Sultan Abdülmecid memerintahkan arsitek asal Swiss dan Italia, yakni Gaspare dan Giuseppe Fossati untuk merenovasi bangunan Hagia Sophia.

Kini semakin bertambahnya usia, Hagia Sophia tetap terlihat menawan dipandang mata. Kala masih difungsikan sebagai museum, tempat ini selalu menjadi destinasi wajib para wisatawan yang mendatangi Turki. Hagia Sophia juga menjadi simbol sahih yang melambangkan toleransi antar umat beragama.