Cinecenter : Wadah Sinema Esensial Terbaru di Ibu Kota

Jakarta dengan segala kerumitannya menawarkan banyak pilihan hiburan bagi para penghuninya. Awal bulan ini muncul satu tempat menarik yang bisa jadi alternatif dalam menonton film. Perkenalkan inilah Cinecenter. Kehadirannya ditengah bioskop-bioskop besar lain di Ibu Kota menawarkan alternatif lain bagi Anda yang gemar menonton film.

Kehadiran bioskop alternatif di Ibu Kota memang belum semasif jaringan bioskop komersial yang tersebar di banyak mal. Namun bioskop alternatif ini tetap menarik perhatian para penikmat film alternatif yang jarang mendapat ruang di bioskop besar.

Beruntung Cinecenter hadir untuk menambah pilihan Anda untuk menonton film bergenre alternatif. Mulai beroperasi pada 1 Februari kemarin, Cinecenter mampu menarik perhatian para pecinta film di media sosial.

Bertempat di Rosseno Plaza Kemang, Jakarta Selatan. Cinecenter menyediakan dua studio dengan peruntukan yang berbeda. “Studio Room” menampilkan film-film Indonesia berkualitas dan film klasik Indonesia. Sementara “Cinema Room” akan menampilkan film-film internasional dan terkenal di festival film.

Kami berkesempatan untuk menjajal pengalaman menonton di ruang film alternatif baru ini. Tak ketinggalan kami juga mengeskplor dua studio yang disediakan Cinecenter untuk penayangan film.

Cinema Room bisa jadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman berbeda dalam menonton film. Ruangan yang satu ini didesain sedemikian rupa agar para pengunjung yang datang serasa seperti menonton film di rumah. Dengan banyaknya kumpulan sofa dan bantal yang ada di Studio Room menjadikan kesan homey begitu terasa.

Selain itu terdapat beberapa ornamen lain yang menambah kesan nyaman di Cinema Room Cinecenter. Susunan poster film dan beberapa lukisan menambah semarak dekorasi yang ada di ruang film ini.

Selain Cinema Room, Studio Room juga menawarkan pengalaman layaknya menonton di bioskop besar. 25 kursi merah yang ditata bertingkat membuat ruang film ini layaknya mini bioskop. Selain itu, penempatan speaker di berbagai sudut ruangan membuat suara dari film yang ditayangkan terdengar cukup jelas, meski tak sekeras di bioskop besar pada umumnya.

Cinema Room Cinecenter Kemang, Jakarta Selatan

Kebeutulan saat kami datang ke Cinecenter, film “Kucumbu Tubuh Indahku” sedang tayang di Studio Room. Kami pun langsung mencoba menonton di ruangan ini dan memang terasa lebih nyaman bila dibandingkan bioskop komersial lain. Sedikitnya kapasitas ruangan membuat kami lebih fokus dalam mengikuti jalan cerita film karya Garin Nugroho tersebut.

Studio Room Cinecenter Kemang, Jakarta Selatan

Bagi Anda yang tertarik menonton di Cinecenter bisa datang setiap hari di jam 12.00 untuk penayangan pertama sampai jam 19.30 dan di kenakan biaya tiket Rp. 30.000 sekali menonton.  Pada jam penayangan pertama, Cinecenter menayangkan secara gratis film klasik dalam negeri di Studio Room.

Sedangkan di Cinema Room, Cinecenter akan menayangkan film bertema kisah percintaan antara lain “When Harry met Sally”, “Love Story”, dan “The Shape of Water”.