Bar Ini Hanya Mengizinkan Pengunjung Datang Sendirian

Bar sejatinya adalah tempat berkumpul untuk menghabiskan sisa malam bersama teman-teman sambil menikmati minuman yang tersedia. Tapi apa jadinya jika ada bar yang hanya memperbolehkan pengunjungnya datang sendirian? Jawabannya ada di Shinjuku, Tokyo.

Kawasan Shinjuku memang terkenal sebagai wilayah yang ramai. Berbagai macam jenis orang (pebisnis, pembeli, dan wisatawan) datang dan pergi silih berganti. Bagi yang ingin menikmati suasana santai sambil ‘minum-minum cantik’, distrik ini memang tepat untuk dijadikan pilihan. Banyak bar dan pub tersedia untuk disinggahi. Tapi ada satu bar yang bisa dibilang unik dan berbeda dari yang lainnya.

Hitori, itulah nama bar yang berbeda dari yang lainnya karena hanya menerima pelanggan yang datang seorang diri. Letaknya ada di kawasan Shinjuku, Tokyo. Di pintu depan tertulis jelas lewat informasi yang ditulis “bar terbatas hanya menerima pelanggan sendirian”. Jadi jangan harap bisa menghabiskan waktu disana jika datang berkelompok.

Dikutip dari SoraNews24, ada seorang pengunjung yang datang ke sana dan melihat pemandangan yang berbeda dari pikirannya. Ia melihat ada belasan pelanggan duduk, yang sebelumnya tidak saling mengenal karena datang seorang diri, asyik berbincang dengan riang. Ia juga langsung didekati oleh bartender yang ramah dan diarahkan ke kursi kosong di bar. Sebelumnya, dirinya membayangkan bahwa sebuah bar yang ia datangi sendiri ini akan sunyi dan terkesan suram.

Tidak lama ia duduk di kursi yang disodorkan bartender dan memesan minum, pengunjung lain yang berada di sana akhirnya juga mengajak dirinya untuk berbicara. Rasa gugup sempat menghampiri di awal, karena merasa bingung tidak tahu apa yang harus dilakukan. Namun saat sudah mulai terbiasa, ujungnya terasa menyenangkan.

Di balik peraturan yang dirasa tidak biasa karena hanya mengizinkan pengunjung datang seorang diri, Hitori terlihat memiliki niatan yang luhur. Tempat itu hanya ingin menciptakan jenis lingkungan di mana tamu dapat bertemu orang baru dan memulai percakapan santai tanpa tekanan apa pun. Setelah itu, mungkin saja akan tercipta satu hubungan sosial baru antar sesama manusia.