Tips Tidak Umum Bagi Pengguna Transportasi Umum

Terpujilah ibu kota dengan kian masifnya pertumbuhan infrastruktur penunjang taraf hidup. Kanal pengendalian air, sarana hiburan ramah lingkungan, jalur pejalan kaki yang manusiawi, hingga transportasi yang nyaman untuk mobilitas harian menjadi contoh buah hasilnya. Untuk segala risau penghuni ibu kota dengan waktu tempuh yang semakin tidak masuk akal, penggunaan transportasi umum adalah jawaban terbaik.

Memutar arah pikir ke dua puluh tahun silam kala angkutan bus antar kota dan kereta ekonomi masih menjadi idaman. Tempat subur untuk sindikat copet, pengamen bervokal sumbang dan pedagang asongan bergeriliya di sela sesak padat manusia yang menunggu pemberhentiannya. Puji syukur beberapa hal brengsek di atas sudah lenyap hari ini. Untuk segala muram tadi, Jakarta nampak berkembang pesat dan terlihat semakin peduli akan kebutuhan penghuni. Meski tetap saja kota ini berhak mendapat cap sebagai Paranoid City.

Belum lagi dengan kian memadainya angkutan pribadi berbasis daring. Ojek hingga taksi yang memasuki taraf moderenisasi dan kian diterima di segala penjuru kota urban. Memudahkan mobilitas dan pergerakan penggunanya dengan segala fitur super nyaman yang ditawarkan. Singkirkan gundah 90-an tentang ketinggalan transportasi umum akibat terlalu malam, kala hari menunjukan tengah malam, 24 jam armadanya siap sedia, motor kemudinya masih panas hingga esok hari. Tapi sekali lagi, ekstra waspada harus tetap kita jadikan kiblat, karena akal-akalan busuk dari sesama penghuni ibu kota dari tahun ke tahun tidak mereda. Ancaman culik, jambret, dan tanduk Polisi yang salah sasaran akan selalu tetap ada.

Merangkum itu semua, ada beberapa hal lain yang menunjang kenyamanan anda yang maha bijaksana menggunakan transportasi umum. Berikut beberapa tips yang kami sarankan untuk kalian para penggiat desak tunggu kala jam pulang :

  • Usahakan Buang Air Sebelum Berangkat

Untuk moda transportasi seperti Transjakarta khususnya. Urusan armada yang berlimpah patut diacungi jempol, namun untuk tempat sanitasi di kala rasa mules tidak tertahan mereka tidak punya solusi. Tidak tersedianya Toilet membuat para pengguna patut khawatir untuk masalah satu ini. Hati-hati.

  • Gunakan Aplikasi Pendukung dan Sosial Media

Salah satu yang dapat di rekomendasikan adalah Trafi. Aplikasi satu ini cukup handal memantau pergerakan bus dan kereta, dapat dijadikan rujukan penentu estimasi waktu dan cukup informatif dalam menemukan rute. Selain itu hampir semua moda transportasi umum memiliki akun sosial media yang cukup aktif memberikan info terbaru. Untuk urusan hambatan dan gangguan agaknya penting memantau timeline sosial media mereka.

  • Perhatikan Saldo E-Money

MRT, Transjakarta dan Commuter Line menghendaki penggunanya menggunakan uang elektrik sebagai pengganti pembayaran tunai. Kalkulasinya tarifnya dilakukan dengan otomatis berdasarkan jarak tempuh dari setiap halte maupun stasiun yang dipilih. Kehabisan saldo merupakan hal yang wajar, ada baiknya cek secara berkala. Fitur NFC pada telepon pintar bisa jadi solusinya bagi yang tidak punya cukup waktu.