Ngaca Dulu, Sebelum Minta Dinaikin Gaji

Untuk mereka yang mendapati diri terpaku pada carut marut pekerjaan yang tidak kunjung menemui jalan temu. Untuk mereka pula yang menyimpan pikiran buruk mengenai karirnya yang seakan jalan di tempat. Dan untuk semua keluh yang kerap ditasbihkan mulut yang kesal dengan gaji stagnannya di tahun kedua kerja, ada baiknya tenang sejenak, tarik nafas panjang, introspeksi diri dan berkaca, sudah sesuai kah kinerja dan kontribusi kita sejauh ini?

Dalam menyikapi semua problematika pekerjaan di atas, agaknya introspeksi diri adalah hal yang wajib dilakukan sebelum nalar masuk ke jurang frustasi kerja yang mengancam. Mengutip survei yang digalakan YouGov tahun 2017 satu dari lima karyawan berusia 25-34 tahun tak bahagia dengan ritme kerja mereka. Untuk itu semua, agaknya beberapa tips ini dapat menjadi tolak ukur dan saran kalian yang merasa demikian.

1. Coba ketahui sejauh apa nilai kontribusi Anda dalam perusahaan.

Hal yang pertama dapat dilakukan adalah dengan mengukur sejauh mana nilai kontribusi diri dalam perusahaan. Sejenak amati dan telaah, apakah kita sudah cukup andil bagian dalam setiap langkah-langkah yang perusahaan tempuh. Cobalah untuk berkaca sejenak sembari bertanya sinis, apakah hadir atau tidaknya Anda berpengaruh terhadap laju perusahaan? Jika tidak berarti ada yang salah dengan cara anda bekerja sejauh ini. Coba untuk lebih keras mem-push kinerja agar konstribusi yang dihasilkan nyata dan terasa adanya.

2. Tetapkan target pribadi guna motivasi kerja

Perasaan tentang karir stagnan yang menghantui juga dapat dilewati dengan membuat target pribadi yang harus dicapai. Untuk lebih memotivasi diri, men-challange diri ibarat pecutan yang membuat kerja lebih efektif dan terpacu lajunya. Menetapkan target juga dapat menghadirkan suasana baru dalam tatanan kerja yang monoton dan sarat kejenuhan.

3. Lebih vokal dalam diskusi

Beranikan diri anda berbicara dan menyuarakan ide-ide kreatif. Ide yang anda suarakan dalam sebuah forum diskusi penentuan ide ataupun diskusi pemecahan masalah menjadikan peran anda lebih terlihat. Bisa jadi ide yang anda lontarkan adalah jawaban yang berkontribusi besar pada kelangsungan perusahaan.