Pertanyaan Sulit: Lebih Sehat Ganja atau Alkohol?

Ganja dan alkohol adalah dua hal yang sering mengundang perdebatan mengenai keberadaannya. Publik pun terbagi dua antara pro dan kontra terkait kegunaan kedua zat tersebut di muka bumi. Meski banyak yang berpendapat negatif tentang ganja dan alkohol, beberapa kali ahli kesehatan menyatakan jika keduanya bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Penemuan ahli ini kemudian memunculkan pertanyaan baru, apakah lebih menyehatkan ganja atau alkohol?

Penggunaan ganja dan alkohol masih dipandang sebagai sebuah masalah di negeri ini. Banyak kasus kriminal yang menyangkut kedua zat tersebut dan menyebabkan permasalahan sosial. Namun dibalik semua kenegatifan itu, banyak ahli kesehatan yang meneliti manfaat ganja dan alkohol bagi kesehatan manusia. Hasilnya pun mengungkap fakta jika keduanya memang bisa bermanfaat bagi tubuh, dengan catatan penggunaannya yang tidak berlebihan.

Melansir dari MDLinx, penelitian kesehatan saat ini telah menyadari manfaat ganja sebagai obat yang dapat meringankan nyeri. Menurut Peter Grimson, penulis dari buku “Free Refils: A Doctor Confronts His Addiction,  ganja adalah alternatif yang lebih aman ketimbang alkohol untuk pengobatan nyeri yang kronis.

Selain itu untuk penderita kanker, ganja juga memiliki keunggulan tersendiri. Konsumsi alkohol sangat terkait terhadap beberapa jenis kanker. Penelitian lain yang diterbitkan oleh International Journal of Cancer menggabungkan hasil dari enam studi dan tidak menemukan hubungan antara kanker paru-paru dengan kebiasaan jangka panjang merokok ganja.

Sementara untuk alkohol sendiri, Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Harvard menemukan hubungan terbalik antara tingkat meminum alkohol dengan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung lainnya. Namun hampir semua penelitian ilmiah terkait mengamini pendapat bila meminum lebih sedikit alkohol adalah yang terbaik untuk kesehatan jantung.

Ganja tidak menimulkan bahaya kesehatan serius yang sama dengan konsumsi alkohol berlebihan. Ganja kurang membuat ketagihan dan tidak berpotensi mengakibatkan overdosis yang fatal. Setidaknya dari beberapa penelitian yang telah dijalankan saat ini.

Terlepas dari fakta yang terungkap diatas. Tetap saja penggunaan ganja dan alkohol harus disertai tanggung jawab dari setiap insan yang menikmatinya. Belum ada satupun ahli kesehatan yang bisa memastikan zat mana yang lebih baik untuk kesehatan manusia, karena keduanya masih menyimpan risiko yang bisa saja bagi siapa saja yang berlebihan mengkonsumsinya.