Manfaat Memasak Untuk Melatih Diri Lebih Kreatif

Untuk tiap jam yang harus dihabiskan dalam pengap rumah dan untuk makanan cepat saji yang harus dilahap sementara harinya di masa karantina dan lockdown. Jenuh terasa tidak hanya dalam benak, lidah pun berkata sama. Namun produktivitas harus tetap terjaga, saat seperti ini ide-ide gila seringkali muncul. Bagaimana kalau belajar masak?

Timeline sosial media ramai dengan tagar #dirumahaja. Tagar yang mengingatkan setiap individu untuk patuh pada kebijakan social distancing guna menekan penyebaran virus corona. Namun beberapa cuitan menarik mata. Beberapa berhasil meniru resep yang tersedia di jagat maya untuk membuat ragam menu masakan yang sebelumnya tidak terpelajari. Menarik memang untuk belajar masak. Selain mengulur waktu dan mengusir kejenuhan, membuat masakan sendiri tentunya menghemat pengeluaran.

Di tengah isu tentang penyebaran wabah yang kian deras memasak sendiri juga meminimalisir penularan virus. Dengan memasak sendiri tentunya kita dapat mengetahui kebersihan dan kematangan makanan yang dikonsumsi. Hal ini senada dengan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine yang menyebut partisipan yang rutin makan masakan rumah cenderung pola makannya lebih sehat.

Memasak sendiri secara tidak langsung juga membuat kita sadar pasokan gizi yang akan di makan. Hal ini berguna juga untuk beberapa orang yang sedang menjalani diet. Komposisi lemak, protein dan karbohidrat tentunya ada ditangan kalian sendiri sebagai kokinya.

Untuk memulainya ada baiknya mencoba menu-menu mudah. Tidak perlu langsung membuat lauk pauk dan sayur, mencoba membuat manisan dan cemilan untuk kudapan harian contohnya. Memulainya dengan yang termudah dan berhasil tentunya akan memotivasi diri untuk membuat eksperimen-eksperimen masakan lainnya. Berminat mencobanya?