Membandingkan Mujarab Hand Sanitizer Dengan Mencuci Tangan

Kala pandemi COVID 19 merebak dan kian menjadi teror yang ujung umurnya belum diketahui pasti kapannya, langkah antisipasi adalah hal yang terbijak untuk dilakukan.

Sebagaimana pepatah klise bercuap “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”, beragam model kampanye digalakan seperti social distancing pun lockdown. Namun terdasarnya, langkah antisipasi dan pencegahan virus pada tubuh sendiri adalah hal utama. Penggunaan hand sanitizer dan cuci tangan secara berkala contohnya. Namun di antara keduanya, mana yang lebih efektif membunuh virus?

Tangan adalah gerbang masuk banyak bakteri. Sentuhan langsung pada berbagai benda dan objek dalam aktivitas sehari-hari jelas jadi jalan masuk terdepan virus memasuki tubuh. Belum lagi minimnya kesadaran akan kesehatan tangan dan kurangnya kebiasaan mencuci tangan yang seakan diabaikan pentingnya. Coba kalian hitung berapa kali jari jemari kotor kalian mengusap mata, menyeka hidung atau mencolek cemilan di meja dalam sehari.

Pada kasus pandemi COVID 19 semua pihak seketika tersadarkan. Hand sanitizer adalah barang yang wajib dibawa kemana-mana. Sementara cuci tangan dengan sabun kian sering dilakukan. Jika membandingkan keduanya, tentu sama-sama memiliki efektivitas pembasmian virus yang menempel. Namun jika membahas lebih jauh mana yang lebih efektif, jawaban terbaik nyatanya jatuh pada cuci tangan.

Cuci tangan dengan sabun selama 30 detik terbukti lebih manjur mencegah kuman dan virus yang  menempel. Partikel sabun mempunyai sifat mensterilkan, dan aliran air yang membasuh akan membawa redusi virus maupun kuman. Sementara bukannya hand sanitizer tidak efektif. Penggunaan hand sanitizer yang menyeluruh ke segala ruas tangan juga membunuh kuman, namun partikel-partikel virus mati nyatanya masih mengendap di jari jemari meski tidak lagi berbahaya.

Hand sanitizer sendiri hanya dianjurkan digunakan pada saat jauh dari air dan tidak memungkinkannya melakukan cuci tangan. Karena sejatinya kandungan alkohol pada hand sanitizer memiliki sifat korosif dan pengering. Penggunaan hand sanitizer secara terus menerus akan membuat kulit tangan kering. Hand sanitizer juga tidak disarankan bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.