Manfaat Ganja Lainnya: Mampu Memperbaiki Kehidupan Seks Anda

Perdebatan mengenai ganja memang tak pernah usai di Bumi Pertiwi. Berbagai pendapat pro dan kontra selalu menghampiri. Zat yang satu ini kerap menjadi kambing hitam rusaknya moral generasi bangsa. Padahal penelitian medis telah mengemukakan fakta bila ganja memiliki dampak positif untuk tubuh. Salah satu fakta yang terungkap adalah, penggunaan ganja mampu memperbaiki kehidupan seks seseorang.

Banyak studi yang telah membuktikan jika ganja menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan sebuah penelitian telah mengungkapkan jika ganja juga memiliki dampak positif untuk kehidupan seks seseorang. Penelitian dalam jurnal Science Medicine menemukan fakta bahwa wanita yang menggunakan ganja sebelum berhubungan intim memiliki dorongan seks yang lebih tinggi.

Dilansir dari Men’s Health, perempuan yang sering menggunakan ganja sebelum melakukan hubungan seks cenderung mengalami orgasme yang lebih menyenangkan. Selain itu, mereka juga merasakan yang sakit lebih sedikit saat melakukan seks.

Dalam penelitian tersebut, para responden dikelompokkan menjadi beberapa bagian. Salah satunya, mereka yang menggunakan ganja setiap minggu dikategorikan sebagai ‘pengguna sering’, sementara ‘pengguna jarang’ hanya menggunakan ganja selama beberapa kali dalam setahun.

Hasil penelitian pun menunjukkan kepuasan seksual pada mereka yang mengonsumsi ganja. Meski begitu, para peneliti tidak begitu yakin mengapa hal ini bisa terjadi. Mereka memiliki prediksi bahwa rendahnya stres dan kecemasan membuat orang lebih atraktif saat di atas ranjang.

“Ganja juga dikenal untuk meningkatkan sensasi seperti sentuhan, penciuman, penglihatan, rasa, dan pendengaran,” ujar para peneliti dilansir dari Men’s Health.

Para peneliti juga menemukan kemungkinan jika ganja bisa mengaktifkan neurotransmiter yang terkait dengan kesenangan seksual. Senyawa Tetrahydrocannabinol (THC) yang terkandung dalam ganja bisa membuat seseorang merasa melayang dan memiliki ikatan dengan reseptor cannabinoid di otak.

Hal tersebut membuat peningkatan jumlah dopamin, hormon yang bertanggung jawab atas munculnya kesenangan dalam tubuh. Hal ini menjadi penilaian para peneliti, mengapa kepuasan dalam hubungan seksual bisa meningkat ketika seseorang mengonsumsi ganja.

Sedangkan untuk pria, ganja bisa dipercaya bisa memperpanjang durasi orgasme namun dengan catatan pengunaannya tak melebihi takaran. Seperti kasus yang terjadi di Eropa, di mana seorang pria mengalami ereksi yang tak berkesudahan selama dua belas jam lamanya pada beberapa tahun lalu.

Dilansir dari The Sun, pria tersebut mengakui jika dirinya menghisap ganja beberapa kali dalam seminggu selama enam bulan sebelum kejadian. Setiap malamnya, ia menghisap ganja dua jam sebelum melakukan seks.