Agar Basian Tak Lagi Basi

New York merupakan kota pertama di dunia yang memiliki night club. Di tahun 1840, berdiri Mc Glory’s, lalu pada tahun 1850, menyusul The Haymarket. Mereka menyajikan macam-macam liquor dan perempuan sewaan. Dari situ, pengunjung yang datang ke tempat tersebut disebut clubber, dan kegiatan pergi ke night club-nya sendiri dinamakan clubbing. Di tahun tersebut, musik yang bergema di dalamnya lebih ke Waltz Dance. Hampir setiap malam sebagian besar pengunjung hangover dan mendapat keadaan tidak mengenakan setelahnya. Lalu, bagaimana cara agar basian tak lagi basi?

Seiring berjalannya waktu, di era 70-an konten kegiatan di dalam club mulai bervariasi, baik di Amerika sendiri maupun di Indonesia. Pada masa ini, sebagian besar DJ-nya memutarkan klasik disko. Lagu-lagu yang diputar playlist-nya sekitar Earth Wind & Fire, KC and The Sunshine, Motown, James Brown, Blondie, The Bee Gees, Barbra Streisand, Cher, dan The Jackson 5.

Rata-rata pengunjung yang datang juga suka mengkonsumsi minuman beralkohol dan cocktail. Setelah itu, sering kali di pintu-pintu keluar club banyak pengunjung yang ambruk karena kemabukan.

Memasuki era 80-an, kegiatan minum-minum tidak lagi terbatas hanya di club karena muncul tren terbaru, yakni rave party (sebuah pesta gila-gilaan yang dilakukan secara masal, entah di lapangan atau hall yang sangat besar). Di mana peminatnya sebagian besar adalah alkoholik yang juga mengonsumsi barang ilegal lain seperti: MDMA, Ecstasy, dan LSD.

Istilah ‘rave’ sendiri dipopularkan oleh musisi Jazz Milk Mulligan pada akhir 50-an, untuk menyebut pesta-pesta yang menyemat musik etnik sebagai setlist-nya. Nah, di dalam setiap kegiatan rave party ini sudah pasti mabuknya sangatlah masal.

Untuk menangani mereka yang kemabukan atau bahkan mengalami halusinasi, pihak penyelenggara sudah memiliki tim medis yang siap membantu mereka agar tersadar kembali, dan basian yang dirasakan tidak menjadi basi.

Beberapa tindakan yang biasa dilakukan terhadap pengunjung yang over tersebut, di antaranya adalah:

1. Memberi Air Putih Dalam Jumlah Banyak
Asupan air putih akan memperlambat kerja tubuh menyerap alkohol, dan menurunkan konsentrasi alkohol dalam darah.

2. Air Kelapa
Air kelapa kaya akan elektrolit, untuk mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh.

3. Jus Sayuran Hijau
Baik juga untuk mengatasi basian akibat kebanyakan minum atau jenis drugs yang lain, karena mengandung mineral dan elektrolit yang tinggi.

4. Salad
Sayur-sayuran seperti Brokoli, kembang kol, kale, sawi, brussel, sprout, dan wortel, mengandung enzim yang mendukung detoksifikasi hati.

5. Minum Air Limun
Tambahkan sejumput garam dan sedikit jus lemon ke dalam segelas air sebagai agen alkali untuk mengembalikan cairan dalam tubuh.

6. Jahe
Selain membantu tubuh kembali nyaman, meminum air jahe bisa mengurangi resiko muntah.

7. Vitamin B
Vitamin B bertanggung jawab terhadap sejumlah proses metabolisme tubuh, salah satunya proses detoksifikasi hati.

Kurang lebih seperti itulah cara agar basian tak lagi basi. Anda pun bisa coba praktekan tips & tricks tersebut jika melihat teman yang sudah dalam keadaan terlalu mabuk. Atau bisa jadi, Anda sendiri yang butuh tips seperti di atas karena merasa jadi golongan si pemabuk yang selalu maksimal di dalam setiap party.