Sejarah Hari Ini: Piala Dunia Pertama dan Berdirinya Induk Sepakbola FIFA

Tepat pada 90 tahun yang lalu, pesta olahraga terbesar dan termegah sedunia dihelat. Tak lain adalah Piala Dunia FIFA yang diselenggarakan di Uruguay. Gelaran ini menjadi awal dari rutinitas 4 tahunan yang selalu menarik animo masyarakat dunia untuk menontonnya. Turnamen Piala Dunia pertama itu juga sekaligus menandai lahirnya induk sepakbola dunia, FIFA.

Sepakbola sudah menjadi olahraga dengan popularitas masif diseluruh dunia. Bisa dibilang tak ada satupun negara yang menolak kemeriahan yang ditawarkan Si Kulit Bundar. Untuk mencapai kepopuleran saat ini, tentu sepakbola melewati perjalanan panjang dan Piala Dunia FIFA pada 1930 menjadi awal dari kebesaran olahraga yang pertama kali ditemukan di Inggris itu.

Tepat pada hari ini yakni 13 Juli 1930, Piala Dunia sepakbola pertama berlangsung di Uruguay hingga 30 Juli 1930. FIFA kala itu memilih negara Amerika Latin itu lantaran prestasinya sebagai pemilik medali emas sepakbola Olimpiade pada edisi 1924 dan 1928.

Gelaran Perdana yang Cukup Sulit

Pada saat itu, Uruguay memang dipandang sebagai negara yang paling siap untuk menggelar turnamen Piala Dunia. Negara itu menjanjikan akan membiayai perjalanan seluruh negara yang berpartisipasi dengan menggunakan kapal laut. Sebagai bukti keseriusan lainnya, Uruguay juga membangun stadion bersejarah yakni Estadio Centenario sebagai perayaan hari kemedekaan mereka yang ke-100.

Gelaran Piala Dunia 1930 menjadi satu-satunya turnamen yang tidak mengadakan babak kualifikasi. Negara yang berpartisipasi adalah mereka yang menerima undangan dari FIFA. Karena minimnya moda transportasi yang terbatas pada Kapal Laut membuat banyak tim Eropa tak mengikuti Piala Dunia pertama ini.

Total hanya 13 tim yang mengikuti Piala Dunia 1930 yang terbagi atas tujuh tim dari Amerika Selatan, empat dari Eropa, dan dua dari Amerika Utara. Negara-negara tersebut antara lain Uruguay, Argentina, Cile, Brasil, Paraguay, Peru, Bolivia, Yugoslavia, Prancis, Belgia, Rumania, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Belum Memiliki Bola Resmi

Pada edisi perdananya tentu Piala Dunia belum semegah seperti edisi-edisi terbaru. Bila di setiap gelaran FIFA akan mengumumkan bola resmi yang akan digunakan di turnamen, Piala Dunia 1930 menggunakan beberapa bola berbeda dalam setiap pertandingan yang diselenggarakan.

Hal yang menarik pada partai final antara Uruguay dan Argentina, masing-masing tim harus membawa bola sendiri. Kebijakan ini membuat sang pengadil saat itu memutuskan untuk menggunakan bola yang berbeda di setiap babak.

Hanya Menggunakan Tiga Stadion

Bila umumnya Piala Dunia menggunakan banyak stadion selama turnamen, pada Piala Dunia 1930 hanya menggunakan tiga stadion yang tersebar di ibu kota Uruguay, Montevideo. Ketiga stadion itu adalah Estadio Centenario, Estadio Pocitos, dan Estadio Parque Central.

Khusus Estadio Centenario, stadion ini menjadi pusat perhatian karena menghelat partai final antara Uruguay kontra Argentina. Pertandingan ini pun berkesudahan 4-2 untuk kemenangan sang tuan rumah.