Serge Gnabry Menjadi Bintang Penghancur Tottenham Hotspur

Pil pahit harus ditelan mentah-mentah oleh tim London Utara tersebut kala dilumat habis jagoan Jerman, Bayern Munich, dengan skor 2-7 pada lanjutan matchday kedua Liga Champions, Rabu (2/10/2019) dini hari WIB. Serge Gnabry menjadi bintang penghancur Tottenham Hotspur di pertandingan itu.

Bermain di kandang sendiri, Spurs tampil pede di awal laga dengan memimpin terlebih dahulu melalui gol yang dicetak Son Heung-min pada menit ke-12. Tapi, keadaan berubah drastis seketika karena berselang tiga menit kemudian Joshua Kimmich berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan dari luar kotak penalti. Setelah itu, Robert Lewandoski membawa Die Bavarians memimpin dengan skor 1-2 sebelum turun minum lewat gol nya di menit ke-45.

Petaka bagi Tottenham Hotspur dimulai di babak kedua. Diawali oleh gol pertama Serge Gnabry, Bayern benar-benar menggila untuk menghabisi Harry Kane dkk sampai akhir pertandingan dengan lima gol tambahan yang bersarang di gawang Hugo Lloris.

“Ini situasi yang sulit, tetapi Anda harus menghadapinya. Anda harus kuat dan terus berjalan. Kita harus tetap bersama dan saling membantu. Obat terbaik adalah tetap bersama-sama,” kata Mauricio Pochettino kepada BT Sport.

Protagonis utama pada pertandingan ini adalah Serge Gnabry yang mencetak quatrick. Empat golnya tercipta di menit 53’, 55’, 83’, dan 88’, dan Lewandowski mencetak gol keduanya di menit ke-87. Harry Kane mencetak satu gol lewat titik pinalti untuk memperkecil kekalahan telak Tottenham malam itu.

Serge Gnabry memang menjadi pemain andalan Bayern pada musim 2019/2020 ini. Dia bahu membahu menyisir sayap serangan Bayern bersama Kingsley Coman guna menggantikan tugas Frank Ribery dan Arjen Robben. Di kancah Bundesliga musim lalu, pemain timnas Jerman itu berhasil mencetak 10 gol bagi Bayern.

Sebelum bergabung bersama Munich, karir sepak bola profesionalnya dimulai bersama Arsenal. Dia mendapatkan kesempatan bermain di tim utama pada musim 2012/2013 lalu. Tapi karena banyaknya amunisi winger di Arsenal saat itu, Gnabry harus menerima kenyataan ‘disekolahkan’ ke Wes Brom di musim 2015/2016.

Namun, nasib baik belum juga menghampiri pemain kelahiran 14 Juli 1995 tersebut. Pihak West Brom menyebut Serge Gnabry belum siap tampil di level yang kompetitif. Setelah kembali dari masa peminjaman, Arsenal menjualnya ke Werder Bremen dengan harga di bawah 5 juta pounds. Kembali ke Jerman akhirnya juga mengembalikan kepercayaan diri dan skill individunya.

Performa apik Serge Gnabry lantas membuat Bayern tertarik untuk membelinya. Die Roten membayar 10 juta euro untuk membawa Serge Gnabry ke Allianz Arena, Namun, pemain 24 tahun tidak langsung bermain di Bayern. Musim 2017/2018, Serge Gnabry dipinjamkan ke Hoffenheim. Barulah di musim 2018/2019, Gnabry menjadi pemain yang matang dan jadi andalan Bayern hingga sekarang.