Normal Yang Baru, Premier League Akan Larang Setiap Pemain Untuk Selebrasi Gol

Sepakbola sebagai salah satu olahraga paling diminati di dunia menyimpan segala serba-serbi menarik di dalamnya. Segala yang terjadi dalam lapangan pertandingan selalu menarik untuk disaksikan. Tak hanya gol berkelas ataupun teknik mumpuni, hal-hal non teknis juga menarik perhatian para penikmat lapangan hijau. Momen selebrasi gol ataupun pertukaran Jersey antar pemain juga menarik perhatian para penggemar. Namun sayangnya dua hal tadi tak bisa dilihat dulu, bila Premier League kembali dilanjutkan.

Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19, Premier League dikabarkan berencana untuk memberlakukan peraturan khusus bagi para pemain. Beberapa hal seperti meludah, bertukar jersey setelah pertandingan, berbagi botol minum, hingga selebrasi gol akan dilarang bila Premier League bergulir kembali. Kebijakan ini akan diberlakukan sebagai bagian untuk melancarkan upaya agar kompetisi elit tersebut bisa kembali dilanjutkan pada bulan Juni mendatang.

Dikutip dari Telegraph, peraturan tersebut tertuang dalam sebuah protokol yang disebut Project Restart. Dalam protokol tersebut telah diatur beberapa peraturan yang dimaksudkan untuk menjaga keselamatan para pemain Premier League. Larangan yang telah disebutkan tadi juga kemungkinan akan diterapkan selama 12 bulan ke depan.

Adanya peraturan tersebut merespon wabah virus corona yang merebak di negeri Ratu Elizabeth. Sebagai informasi, Inggris menjadi salah satu negara di Eropa yang dilanda Covid-19 terparah dengan lebih dari 201 ribu kasus positif dengan 30 ribu orang pasien telah dilaporkan meninggal dunia.

Namun, sama halnya dengan beberapa negara lain di benua biru. Inggris perlahan mulai melonggarkan kebijakan lockdown karena menurunnya kasus baru Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Hal ini yang mengindikasikan bahwa Premier League dapat kembali dilanjutkan pada tanggal 8 Juni mendatang.

Untuk mendukung penyelenggaraan kembali kompetisi, para pemain Premier League juga diharuskan untuk menjalani tes medis setidaknya dua kali dalam sepekan. Selain itu, seluruh laga sisa kemungkinan akan digelar tanpa penonton dan dilaksanakan di tempat netral. Namun kemungkinan ini telah diprotes beberapa tim yang berada di zona degradasi.

Beberapa tim Premier League yakni Tottenham Hotspur, Sheffield United, dan Wolverhampton Wanderers dikabarkan telah membuka tempat latihannya. Selain itu, beberapa tim lainnya juga telah bersiap untuk menggelar sesi latihan.

Sebelum dihentikan, Premier League masih menyisakan 9 pekan dengan Liverpool sebagai pemuncak klasemen. The Reds unggul jauh dengan selisih 25 dari pesaing terdekat Manchester City. Mohammed Salah dkk selangkah lagi menuju titel juara dengan membutuhkan satu kemenangan lagi.