Liverpool Nyaris Kena ‘Epic Comeback’ FC Salzburg

Liverpool nyaris dikejutkan oleh penampilan spartan FC Salzburg pada lanjutan matchday kedua Liga Champions di Anfield, Kamis (3/10)/2019). Walaupun akhirnya kalah, tapi tim asal Austria itu memberikan perlawanan sengit untuk menyamakan kedudukan setelah lebih dulu tertinggal tiga gol.

Liverpool nampaknya terlena dengan keunggulan cepat tiga gol di setengah jam pertandingan berjalan. Sadio Mane, Andrew Robertson, dan Mohammed Salah membawa Liverpool unggul dengan gol-gol mereka yang dicetak di menit ke 9’, 25’, dan 36’. Masih di babak pertama, Hwang Hee-Chan mencetak gol guna memperkecil ketertinggalan FC Salzburg. Insiden menarik sempat terjadi setelah gol Hwang Hee-Chan.

Dilansir Liverpool Echo, alih-alih memasang skor 3-1, petugas papan skor di Anfield justru menuliskan skor sementara imbang 3-3. Untungnya, kesalahan ini segera diketahui dan diperbaiki oleh petugas. Tapi, itu seperti pertanda jika keunggulan Liverpool akhirnya bisa dikejar oleh Salzburg.

Selain itu, gol pemain asal Korea Selatan tersebut juga menjadi sorotan. Pasalnya, untuk pertama kalinya Liverpool kebobolan dalam partai kandang Liga Champions sejak lebih dari setahun lalu. Terakhir kali gawang Liverpool kebobolan dalam partai Liga Champions di Anfield adalah ketika bintang PSG, Kylian Mbappe membobol gawang Alisson Becker dalam laga mathday pertama fase grup musim lalu. Setelahnya, gawang Allison tak pernah kebobolan hingga akhirnya menjadi juara.

Memasuki babak kedua, tim asuhan Jesse Marsch sepertinya mendapatkan kekuatan ajaib untuk melawan Liverpool dan menggila di lapangan. Dengan perlawanan sengit dan tak kenal menyerah, mereka berhasil menyamakan skor menjadi 3-3. Masing-masing gol penyama kedudukan dicetak oleh Takumi Minamino di menit ke-56 dan Erling Braut Haaland di menit ke-60.

Situasi ini pun memaksa Jurgen Klopp untuk memutar otaknya dan menerapkan strategi baru. Ia menarik keluar Jordan Henderson dan Georginio Wijnaldum untuk digantikan dengan James Milner dan Divock Origi. Masuknya dua pemain ini membuat permainan Liverpool perlahan mulai kembali stabil. Hasilnya, Salah sukses membawa Liverpool kembali unggul lewat gol yang ia cetak pada menit ke-69.

Klopp mengatakan bahwa timnya bermain terlalu gegabah dan terlena sehingga akhirnya keunggulan tiga gol bisa disamakan oleh tim lawan. “Saya rasa kami tampil luar biasa dalam 30 menit pertama, lalu Salzburg mengubah sistem dan kami kehilangan bola dan hal itu membuat kami mendapat masalah,” ujar Klopp kepada BT Sport.

Untungnya, sekarang The Reds sudah memiliki mental juara sehingga tetap bisa meraih kemenangan dan menghindari comeback epic yang dilakukan oleh FC Salzburg.