Pertimbangkan, Sebelum Melakukan Lari di Malam Hari

Kesibukan di jam kerja membuat sebagian orang menyempatkan diri berolahraga di malam hari. Aktivitas ini menjadi jalan keluar untuk menjaga kebugaran ditengah-tengah sempitnya waktu. Lari malam hari muncul menjadi pilihan bagi sebagian orang yang ingin tetap bugar dengan cara yang praktis dan murah. Kegiatan ini telah menjadi gaya hidup yang cukup masif khususnya di kota Jakarta.

Lari malam hari menjadi jawaban atas keinginan sehat di tengah jadwal pekerjaan yang cukup padat. Dengan menyisihkan waktu sekitar 1-2 jam saja, jaminan bugar pun praktis didapat setelah lari.

Dalam melakukan aktivitas lari, terdapat beberapa jenis yang bisa diaplikasikan sesuai dengan kemampuan fisik Anda. Mulai dari lari ringan atau yang biasa disebut dengan jogging, lari jarak menengah, hingga lari jarak jauh atau lari maraton. Berbagai jenis lari ini bisa dilakukan dimanapun baik di jalan, stadion olahraga, ataupun di lapangan.

Beberapa manfaat bisa didapatkan dengan berlari di malam hari yakni:

Relaksasi Otak

Dengan aktivitas lari di malam hari dapat membantu otak yang sudah bekerja seharian untuk berelaksasi. Melalui olahraga ini bisa mengurangi stres dan tekanan yang mendera pikiran.

Membantu Pembentukan Otot

Lari di malam hari akan memancing pembentukan otot lebih baik. Alasannya karena waktu malam, hormon pembentuk tubuh akan lebih banyak keluar bila dibandingkan pagi atau siang hari.

Membakar Kalori

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, lari di malam hari bisa menjadi solusi tepat. Karena dengan melakukan aktivitas olahraga ini bisa membakar 100 kalori per 1,6 km.

Tidur yang Lebih Berkualitas

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan berolahraga akan meningkatkan kualitas tidur, salah satunya melalui lari.

Meningkatkan Mood

Dengan melakukan lari di malam hari, dipercaya akan meningkatkan hormon endorphin yang berkaitan dengan semangat atau mood seseorang.

Manfaat yang Anda dapat dengan berlari memang begitu positif bagi kesehatan tubuh. Namun perlu diperhatikan bahwa dalam melakukan aktivitas olahraga di malam hari ada beberapa hal yang harus dipahami. Salah satunya adalah waktu olahraga yang tidak terlalu malam.

Dilansir dari Hello Sehat ketika larut malam, jam biologis tubuh akan mengingatkan kita untuk segera beristirahat. Bila Anda memaksakan untuk tetap berlari di jam yang sudah terlalu malam akan mengubah jadwal berfungsinya tubuh.

Beberapa dampak negatif bisa mempengaruhi kesehatan Anda bila berlari hingga larut malam. Salah satunya adalah berkurangnya daya tahan tubuh. Akibat yang ditimbulkan tentu tubuh jadi mudah sakit dan lelah. Selain itu udara malam yang dihirup bisa mengakibatkan Anda sesak napas. Karena kadar oksigen di waktu malam lebih sedikit dibanding pagi atau sore hari.

Lari malam hari tetap memberi manfaat asal Anda melakoninya dengan tidak memaksakan kinerja tubuh. Karena sebaik-baiknya olahraga adalah yang bisa meningkatkan kesehatan, bukan sebaliknya.