Drama Dua Babak Liga Champions Malam Tadi

Sajian Liga Champions di babak 16 besar musim ini memang menarik untuk disaksikan. Dua pertandingan yang berlangsung dini hari tadi antara Real Madrid vs Manchester City dan Lyon vs Juventus menuai hasil yang tak sesuai prediksi banyak pengamat.

Real Madrid harus mengakui keunggulan Manchester City dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions tadi malam. Juara terbanyak kompetisi elit itu kalah di kandangnya sendiri, Santiago Bernabeu dengan skor 1-2.

Hasil pertandingan ini mengejutkan banyak pihak lantaran Los Blancos menjadi unggulan atas The Citizens. Prediksi ini didukung fakta bahwa Nahkoda Manchester City, Pep Guardiola memiliki rekor buruk kala menghadapi Real Madrid setelah hengkang dari Barcelona.

Berkat hasil ini, Pep Guardiola mencatat sejarah menjadi pelatih pertama yang meraih kemenangan tandang atas Real Madrid dengan dua klub berbeda. Selain itu bagi Manchester City sendiri juga berhasil meraih kemenangan pertamanya atas Los Blancos di ajang resmi.

Dengan keunggulan gol tandang, praktis Manchester City hanya membutuhkan hasil seri saat bermain di leg kedua nanti. Sedangkan El Real harus unggul dua gol bertandang di Etihad Stadium.

Pertandingan mencengangkan lainnya datang dari partai yang mempertemukan Lyon dan jawara Serie A Italia, Juventus. Si Nyonya Tua harus pulang dengan tangan hampa setelah tumbang dengan skor tipis 1-0.

Hasil ini juga diluar dugaan banyak pengamat. Dengan skuad yang dimilikinya, Juventus tentu sangat diunggulkan untuk meraih hasil maksimal atas klub Ligue 1 Prancis itu. Apalagi dengan kehadiran sang mega bintang, Cristiano Ronaldo yang memiliki rekor apik di Liga Champions.

Gol kemenangan Lyon diciptakan oleh gelandang andalannya, Lucas Tousart. Gol semata wayang milik Tousart ini tercipta di menit 31. Sial bagi Juventus gol itu tercipta saat mereka harus bermain dengan 10 orang. Hal ini dikarenakan sang bek, Matthijs de Ligt harus menerima perawatan akibat cedera di kepala.

Lyon sendiri sebenarnya cukup tertekan selama pertandingan. Hanya mencatatkan 36 persen pengusasaan bola, tim asuhan Rudi Garcia itu mampu bermain efektif dengan melepaskan 12 tendangan ke arah gawang I Bianconeri.

Melihat dua hasil pertandingan ini menarik untuk dinanti perjalanan dua raksasa Real Madrid dan Juventus. Apakah mereka mampu untuk lolos dari lubang jarum?