Musim yang Luar Biasa Untuk Bayern Munich

Bayern Munich keluar sebagai Juara Liga Champions malam tadi setelah menang atas Paris Saint-Germain. Gelar ini turut melengkapi treble The Bavarian musim ini. Kemenangan itu semakin menegaskan bila Robert Lewandowski dan kolega tak terhentikan. Bahkan di Liga Champions sendiri, Bayern Munich jadi tim pertama dalam sejarah yang berhasil menjuarai kompetisi tanpa kehilangan satu poin pun.

Bayern Munich berhasil mengakhiri musim ini dengan sempurna setelah menjuaran Liga Champions. Torehan juara ini semakin spesial karena diraih The Bavarian dengan cara yang berkelas. Menyudahi perlawanan Paris Saint-Germain di final tadi malam, tim asuhan Hans Dieter-Flick itu menjadi juara Liga Champions pertama sepanjang sejarah yang meraih seratus persen kemenangan selama kompetisi.

Rentetan kemenangan itu termasuk ketika menghancurkan beberapa tim besar di babak penyisihan. Chelsea dengan agregat 7-1 di babak 16 besar, Barcelona yang dicukur dengan skor 8-2, dan Olympique Lyon yang dilibas 3-0 di semifinal.

Gelar juara tersebut juga mengantarkan Bayern Munich menyamai perolehan gelar Liverpool sebagai tim yang menjuarai Liga Champions terbanyak ketiga dengan enam gelar. Koleksi tersebut hanya kalah dari AC Milan (7 gelar) dan Real Madrid (13 gelar).

Performa mengesankan itu mengantarkan Bayern Munich meraih treble winner keduanya setelah pertama kali di musim 2012/2013 lalu. Raihan ini menjadikan tim yang bermarkas di Allianz Arena itu menjadi klub yang dua kali meraih treble winner setelah Barcelona yang meraihnya pada musim 2008/2009 dan 2014/2015.

Padahal jika ditilik pada awal musim, perjalanan Bayern Munich bagaikan bencana ketika masih dipegang pelatih Niko Kovac. Barulah pada November tahun lalu, Flick menjadi juru selamat Die Roten hingga akhir musim. Rekornya pun tak main main dimana mantan asisten Joachim Loew di Timnas Jerman itu mampu mencatatkan prosentase kemenangan 90 persen.

Pada kompetisi domestik, Bayern Munich berhasil mengejar ketertinggalan poin dengan Borussia Dortmund di klasemen Bundesliga dan berhasil unggul 13 poin di pekan terakhir. Sedangkan di DFB Pokal, Die Roten melenggang dengan mulus hingga partai final dan berhasil mengandaskan perlawanan Bayer Leverkusen dengan skor 2-4 pada Juli lalu.

Deretan prestasi itu jelas menjadi bukti ampuhnya taktik yang diterapkan oleh Hans Dieter-Flick. Berkat arahannya, Bayern Munchen menjadi tim yang begitu menakutkan di depan gawang dan solid di pertahanan. Total 116 gol disarangkan dan hanya kebobolan 26 gol.

Para pemain Die Roten pun juga pantas mendapatkan pujian. Seperti Robert Lewandowski yang tampil sebagai top skorer Liga Champions dengan 15 gol. Atau jangan lupakan stabilnya penampilan dari Thomas Muller, Joshua Kimmich, Alphonso Davies, Serge Gnabry dan tentunya sang kapten, Manuel Neuer.