Seorang Pengantar Air Galon di Tegal Mengontrak Rumah untuk Merawat Kucing Jalanan

Keberadaan hewan di dunia ini menjadi penyemangat bagi sebagia orang yang benar-benar mencintainya. Seperti yang terjadi oleh seorang pria asal Tegal, Jawa Tengah. Pria bernama Darmawan yang sehari-harinya bekerja sebagai pengantar air galon sengaja mengontrak rumah untuk menampung kucing jalanan yang terlantar. Tak pelak ini menjadi contoh yang baik untuk tetap berbagi di tengah keterbatasan.

Kisah pria yang satu ini pantas menjadi inspirasi bagi kita semua. Seorang pria asal Tegal, Jawa Tengah bernama Darmawan memiliki sifat yang menyerupai namanya. Dikabarkan telah merawat puluhan kucing jalanan yang terlantar dan menampung kucing-kucing tersebut di kediamannya sendiri yang terletak di Desa Dembong Wetan, Tegal.

Dilansir dari Pantura Post, Darmawan berujar tindakannya ini berawal dari rasa ibanya ketika mendengar suara kucing di pinggir jalan. Saat ditemui, kucing tersebut menghampiri dan memakan makanan yang diberikan Darmawan. Pria berusia 41 tahun itu mengaku jika dirinya memang menyukai kucing sejak belia. Ia mulai rutin memberi makan kepada kucing mulai usia 6 tahun dan terus dilakukannya hingga hari ini. 

“Liatnya kasihan aja. Gak tau, perasaan saya seolah-olah seperti kucing yang hidup di jalanan. Bertahan lapar, mengais makanan demi bertahan hidup. Saya merasakan lapar lihat kucing dalam kelaparan. Saya merasakan sakit jika melihat kucing dalam keadaan sakit di jalanan,” ungkap Darmawan.

“Itulah yang menggugah perasaan saya unutk berbagi dengan mpus mpus jalanan. Sering kasih makan mpus mpus di jalanan dan merawat mpus yang sakit di jalan,” tambah Darmawan.

Setiap harinya Darmawan selalu menyetok makanan kucing di motornya. Berjaga-jaga bila seketika ia bertemu dengan kucing yang kelaparan di jalanan. Darmawan juga menjelaskan bila dirinya mulai merawat kucing yang sakit sejak 2013 silam.

“Kalau ada kucing yang sakit, saya bawa pulang. Kalau memang butuh penanganan dokter hewan, saya bawa ke dokter daerah terdekat. Setelah sembuh dari sakit, baru saay cari yang mau merawat kelanjutannya. Kalau dihitung sih sudah ratusan kucing yang saya rawat dari tahun 2013. Saya bawa ke rumah tapi tidak bisa menampung banyak,” ujarnya.

Awalnya Darmawan merawat kucing di kediamannya sendiri di Desa Mejasem, Tegal. Namun karena warga sekitar rumahnya kurang menyukai keberadaan kucing, ia pun pindah ke dan mengontrak rumah di Desa Dembong Wetan, Tegal.

“Kebetulan juga keluarga suka kucing. Tapi saat saya rescue kucing jalanan ke rumah pun diam-diam. Khawatir banyak yang komplain karena suara kucing. Makanya untuk pelihara kucing, saya ngontrak rumah sendiri,” tambah pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengantar air galon itu.