Petarung Paling Jahanam di Jagad Bumi: Mike Tyson

Mike Tyson adalah mesin batu bombardir yang paling kuat di era itu. Apa saja bisa dia pecahkan. Mulai dari kening, hidung, mata, mulut, bahkan kuping lawan sekalipun pernah dia tebas demi sebuah kemenangan. Tyson adalah tinju, dan olah raga tinju adalah Tyson itu sendiri.

Mike Tyson buas dalam memberikan penderitaan terhadap lawan-lawannya. Hitungan detik, 1 menit, 2 menit, 3 menit, hingga 5 menit, semuanya pernah dia lakukan. Adalah mencari penyakit ketika seorang petinju muda pada dekade 80-an berani menantang untuk mencoba-coba peruntungan, terhadap petinju berjuluk ‘Leher Besi’ ini.

Pergerakan Mike Tyson sangatlah lincah. Perpaduan Buaya, Harimau, Kijang, dan Ular. Marvis Frazier, Trevor Berbick, Tony Tucker, Tyler Biggs, Larry Holmes, Michael Spinks, Frank Bruno, sudah pernah dilumat habis-habisan oleh Mike pada sepanjang 80-an. Bayangkan, Larry Holmes dan Frank Bruno. Gila.

Mike sangat dikangkangi oleh Evander Holyfield. 2 kali bertarung, dua-duanya kalah. Dan yang paling memalukan, di pertandingan yang keduanya (revans) Mike menggigit kuping Evander. Seperti frustasi dan kehabisan akal.

Tanda-tanda Mike Tyson sudah habis adalah ketika dia dihabisi oleh Lennox Lewis pada tahun 2002. Semenjak itu Mike mulai memikirkan karir lain, terutama bermain film. Kesibukannya dalam dekade 2000-an sebagian besar dihabiskan di bidang ini. Ia muncul di ‘When Harry Met Sally 2’, ‘I Am Duran’, ‘I Am JFK Jr’, ‘Champs’, ‘Public Disturbance’, ‘Meet The Blacks’, ‘The Hangover Part 2’, ‘China Salesman’, ‘Hamlet Pheroun’, dan masih banyak lagi yang agak kebanyakan kalau semuanya ditulis di sini.

Biar bagaimana pun Mike Tyson adalah figur penghibur yang sangat-sangat menghibur di masa 80, 90, serta 2000-an awal. Mulai dari TVRI hingga RCTI, mulai dari drama pernikahan hingga kiprahnya sekarang di perfilman. Legendaris. Manis. Romantis. Dan, yang paling edan adalah bengis. Mike adalah petarung yang paling jahanam di muka bumi.

Foto: vimocafe.com