Kisah Julie Sutardjana, Penulis Buku Resep Masakan Tertua di Nusantara

Kuliner Indonesia menyimpan segudang potensi untuk dikembangkan. Maka itu perlu keseriusan banyak pihak untuk menjaga dan merawat kekayaan kuliner nusantara agar tak hilang. Satu nama yang tak bisa dikesampingkan dalam urusan ini adalah Julie Sutardjana. Wanita berusia hampir satu abad itu sudah malang melintang dengan menulis ratusan resep masakan. Bahkan di usia senjanya, wanita yang dikenal dengan sebutan ‘Nyonya Rumah’ itu tetap aktif menulis dan memasak.

Tak ada habisnya bila membicarakan masakan Indonesia, dengan bentangan alam dari Sabang hingga Merauke jelas memberikan kekayaan kuliner yang tak terhingga. Maka untuk membahas kuliner Nusantara jelas tak bisa mengesampingkan satu nama, Julie Sutardjana. Wanita yang telah berusia 98 tahun itu memang telah memiliki jam terbang yang tinggi dalam dunia kuliner.

Sudah lebih dari 60 tahun Julie Sutardjana telah berkecimpung di dunia yang berkaitan dengan memasak. Bahkan di usia senjanya, beliau masih aktif memasak dan menulis resep untuk dibagikan melalui artikel milik Kompas. Sudah barang tentu bagi mereka yang memiliki ketertarikan dalam dunia kuliner untuk mengetahui wanita kelahiran Lasem, Jawa Tengah itu.

Memulai kiprahnya sejak 1951, Julie Sutardjana mengawali kariernya sebagai penulis resep masakan di majalah Star Weekly. Pekerjaan tersebut bermula karena kegemaran beliau untuk membaca resep-resep masakan di majalah tersebut.

“Karena menurut saya kurang bagus resep-resepnya, makanya saya suka ngomel-ngomel lalu suami saya menantang untuk menulis resep di Star Weekly,” cerita Ibu Julie melalui sesi Instagram Live bersama Chef William Wongso pada 4 Juli lalu.

Sejak saat itulah beliau aktif menulis resep masakan dan kue. Pada masa itu, Ibu Julie menerima honor Rp 75 per artikel. Namun kiprah Beliau di Star Weekly berhenti di tahun ke-10 karena majalah tersebut berhenti beroperasi. Setelahnya Ibu Julie menulis resep untuk terbitan mingguan Jaya hingga tahun 1971. Nama beliau semakin dikenal setelah mengisi rubrik Dapur Kita di harian Kompas.

Tak berhenti sampai menulis resep untuk majalah, Ibu Julie juga melebarkan sayapnya untuk menulis resep buku. Tak terhitung sudah jumlah buku yang ditulis oleh wanita yang terkenal dengan nama samaran ‘Nyonya Rumah’ itu. Buku resep pertama Ibu Julie berjudul ‘Belajar Memasak dengan Nyonya Rumah’. Dalam buku ini terdapat 500 resep dengan jenis makanan berbeda-beda.

Buku tersebut menjadi awal dari banyak buku resep karya Ibu Julie Sutardjana. Salah satu pencapaian Beliau tercipta saat merilis buku resep dengan judul ‘250 Resep Hidangan Pilihan Julie “Nyonya Rumah” Sutardjana’ pada 2012 silam. Rilisan tersebut berbeda dengan buku-buku masak pada umumnya karena dilengkapi biodata Ibu Julie Sutardjana.

Dikutip dari kompas.com resep yang ditulis Ibu Julie kebanyakan datang dari pengalaman masa kecilnya di Lasem sebagai anak kedua dari tujuh bersaudara di keluarga pengusaha batik. Dirinya rajin mempelajari berbagai masakan dan mengolahnya lagi sesuai cita rasa favoritnya yang cenderung manis.

Resep yang ditulis Ibu Julie juga bisa dipertanggungjawabkan karena Beliau selalu mencoba masakannya sesuai dengan standar yang dipegangnya. Kiprah panjang Ibu Julie juga menorehkan tinta emas. Beliau dianugerahi sebagai penulis dan pencipta resep masakan tertua oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Dengan rutinitasnya itu, Ibu Julie mampu menjaga ingatannya meski sudah memasuki usia senja. Dirinya masih bisa mengingat detil dari setiap resep yang pernah ditulis sebelumnya. Ibu Julie juga membuka restoran ‘Kedai Nyonya Rumah’ yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Beliau juga masih ikut mengontrol kualitas menu di restorannya tersebut.