Berhasil Jalankan WFH, Twitter Perbolehkan Karyawan Kerja Dari Rumah Selamanya

Merebaknya wabah Covid-19 membuat banyak perusahaan terpaksa menerapkan kebijakan Work From Home. Kini setelah dua bulan lamanya kebijakan tersebut dijalankan, sudah banyak perusahaan yang tampaknya terbiasa dengan sistem bekerja seperti itu. Salah satunya adalah perusahaan media sosial terkemuka, Twitter. Jejaring sosial yang unggul karena fitur cuitannya itu menyatakan akan memperbolehkan pekerjanya untuk bekerja dari rumah selamanya.

Salah satu media sosial populer, Twitter telah mengatakan bahwa pihaknya akan mempersilahkan beberapa karyawan mereka untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) selamanya.

Dilansir dari blog.twitter.com, Wakil Presiden Twitter, Jennifer Christie menyatakan bahwa Twitter menjadi perusahaan pertama yang akan menerapkan kebijakan Work From Home untuk waktu yang lama.

“Selama beberapa bulan terakhir, kami membuktikan bahwa kebijakan bekerja dari rumah telah berhasil diterapkan. Jika karyawan kami menempati posisi yang memungkinkan mereka bekerja di luar kantor dan ingin meneruskannya, kami akan mewujudkan keinginan mereka,” ujar Christie.

“Bila tidak kantor kami akan menjadi tempat mereka yang hangat dan nyaman, tentunya dengan beberapa pengetatan. Hal ini semata untuk keamanan para karyawan kami,” tambah Christie.

Perusahaan yang bermarkas di San Francisco, Amerika serikat itu mempekerjakan sekitar 4.000 orang di seluruh dunia. Terhitung sejak Maret lalu, Twitter telah mempersilahkan karyawannya untuk bekerja dari rumah dan tidak akan membuka kantornya sebelum bulan September mendatang. Meski begitu pihak Twitter memastikan tetap akan membayar gaji para pekerja paruh waktu yang tidak bisa melakukan pekerjaannya dari rumah.

Perusahaan teknologi lainnya seperti Google dan Facebook juga berencana memperpanjang periode work from home hingga 2021. Sedangkan Amazon juga melakukan kebijakan yang sama setidaknya sampai bulan Oktober mendatang.