Semeliwir Isu Simpang Siur Kondisi Presiden Terganas di Dunia : Kim Jong Un

Ada sorotan yang sebenarnya tidak penting-penting-amat namun menyita perhatian khalayak dan punya nilai kuriositas pada perkembangannya selama sepekan ini. Tunggu, kali ini bukan lagi mengenai pandemi COVID19. Jauh dari masalah kompleks umat manusia dan peradaban dunia di tengah wabah, kabar simpang siur ikhwal kondisi kesehatan Presiden Korea Utara Kim Jong Un yang diisukan sedang dalam kondisi kritis pun memenuhi halaman-halaman media maya dan agaknya jadi warta teratas yang kian dilirik kelanjutan ceritanya.

Sebagaimana yang telah diketahui bersama, sangatlah sulit untuk mengkonfirmasi kebenaran akan suatu kabar yang berkaitan dengan Korea Utara. Negara berpaham Juche yang dikenal sebagai salah satu negara paling tertutup di dunia ini punya serangkaian peraturan ketat yang melarang warganya berbicara tentang kondisi negaranya kepada pihak luar. Selain permasalahan kondisi, satu hal lain yang sangat diharamkan untuk dibocorkan adalah tentang informasi pribadi Sang Pemimpin.

Sulitnya mengkonfirmasi kebenaran membuat serangkaian isu mengenai kondisi kritis hingga dugaan wafatnya Kim Jong Un pun semerbak subur di belantara maya. Isu simpang siur tersebut berhembus sejak 15 April 2020 lalu. Ketidakhadiran Kim dalam acara sakral perayaan ulang tahun mendiang kakeknya, Kim Il Sung yang merupakan tokoh pendiri Korea Utara memunculkan banyak spekulasi dan kabar miring yang mengaitkan Kim sedang dalam kondisi kritis pasca operasi jantungnya 12 April lalu. Tidak tanggung-tanggung, kredibilitas informasinya diklaim bersumber dari informasi intelejen Amerika hingga informan yang merupakan warga negara Korea Utara langsung.

Sedikit rancu memang, namun beberapa media nampak cukup konstan membahas isu ini hingga ke permukaan. Meski belum pasti kebenaran dari isunya, pembahasan tentang profil Kim Yo Jong (adik perempuan Kim Jong Un) diprediksi sebagai kandidat terkuat yang akan menggantikan takhta Kim Jong Un hingga kemungkinan terburuk merosotnya ekonomi Korea Utara pun ramai dibahas serius. Sementara dari dalam negerinya sendiri, panic buying diduga sedang terjadi di seantero Pyongyang seiring berhembusnya isu simpang siur tersebut.

Sementara pendapat berseberangan tidak kalah ramai membanjiri. Melalui pantauan satelit tergambar kereta pribadi milik Kim terparkir di Kota Woosan. Beberapa kabar yang menepis isu yang beredar menyebutkan Kim Jong Un sedang berada di Woosan selama empat hari dan segera tampil kembali ke depan publik. Selain itu ada pula warta yang menyebutkan absennya Kim selama dua pekan ini berkaitan dengan situasi siaga pandemi COVID19 bagi Sang Pemimpin.

Sosok pemimpin kontroversial Korea Utara itu dianggap punya daya atensi besar bagi dunia saat ini. Mengingat kelakuaan dan keputusannya yang kerap kali menyulut kontra, wajar bila banyak isu miring yang menerpa kehidupan tidak biasa Kim Jong Un. Namun mungkin kabar tentangnya akan selalu jadi isu tanpa jawab jelas dan selalu hanya menggantung di depan gerbang kekuasaan kerasnya. Pentingkah tahu lebih dalam?